Motor Balap Lama Tak Dipakai, Periksa Dulu 4 Komponen Ini

Kompas.com - 13/12/2020, 10:21 WIB
Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) Gerry Salim sedang menjalani latihan bebas di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Kamis (30/11/2017). Facebook/Asia Road Racing ChampionshipPebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) Gerry Salim sedang menjalani latihan bebas di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Kamis (30/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi membuat agenda balap jadi terganggu. Sepeda motor balap jadi lebih banyak menganggur daripada digeber di lintasan sirkuit. Namun demikian, perawatan rutin tetap harus dilakukan.

I Made Yoga Widnyana, Chief Mechanic Astra Honda Racing Team (AHRT), mengatakan, mekanik atau pemilik tim balap wajib mengetahui komponen-komponen krusial yang harus dijaga saat motor balap lama didiamkan.

Baca juga: Di Rumah Aja, Jaga Kondisi Tubuh Ala Pebalap AHRT

Berikut beberapa komponen yang dimaksud:
1. Baterai

Baterai spesifikasi balap biasanya memiliki fungsi discharge agar tidak rusak jika disimpan terlalu lama. Ada baiknya baterai rechargable ini di-discharge telebih dahulu sebelum disimpan.

Aki motor butuh perawatan agar performa tetap baikkompas.com Aki motor butuh perawatan agar performa tetap baik

"Setelah disimpan, cek tegangan baterai, dan lakukan pengisian baterai kembali jika diperlukan," ujar Yoga, dalam keterangan resminya.

2. Air Radiator

Pada regulasi balap, radiator harus diisi air dan tidak boleh diisi cairan coolant yang dijual di pasaran, maupun cairan bawaan pabrik. Air keran yang belum dimurnikan (distilasi) bisa jadi mengandung mineral dan logam.

"Sebelum disimpan dalam waktu lama, kuraslah air radiator. Pastikan air radiator terisi penuh sebelum kembali menyalakan mesin," kata Yoga.

Radiator juga diperbarui dengan sistem pendinginan lebih efektif.Suzuki/Motocycle.com Radiator juga diperbarui dengan sistem pendinginan lebih efektif.

3. Bensin

Sebelum disimpan terlalu lama, pastikan bensin dikuras dari tangki. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya bensin yang teroksidasi/ terpapar udara luar maupun zat kontaminan lain dalam waktu lama.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X