Merayakan 10 Tahun Kompetisi Shell Eco-Marathon

Kompas.com - 10/12/2020, 17:38 WIB
Team GARUDA UNY ECO TEAM, #503, from Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia, competing under the UrbanConcept - Gasoline category on the track during the Drivers World Championship on the final day of Shell Make The Future Singapore at the Changi Exhibition Centre, Sunday, March 11, 2018 in Singapore. (Edwin Koo/AP Images for Shell) Edwin KooTeam GARUDA UNY ECO TEAM, #503, from Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia, competing under the UrbanConcept - Gasoline category on the track during the Drivers World Championship on the final day of Shell Make The Future Singapore at the Changi Exhibition Centre, Sunday, March 11, 2018 in Singapore. (Edwin Koo/AP Images for Shell)
|

Buku ini merangkum setiap jejak langkah dan perjuangan mereka dalam ajang Shell Eco-marathon, yang diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dan pemicu semangat generasi muda Indonesia lainnya untuk semakin berani dan pantang menyerah dalam mengembangkan inovasi mereka.

Baca juga: Harga SUV Bekas di Akhir Tahun, Toyota Fortuner Mulai Rp 140 Jutaan

Sebagai puncak dari peluncuran buku ini, Shell Indonesia juga menyelenggarakan webinar dengan tema “Mempersiapkan Pemimpin Masa Depan untuk Transisi Energi: Mendorong Solusi Energi yang Lebih Bersih Melalui Kendaraan Hemat Energi”.

Dadan Kusdiana, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yang menjadi salah satu pembicara dalam webinar mengatakan, generasi muda dapat berkontribusi banyak dalam isu efisiensi.

Menurutnya, generasi muda menjadi aktor utama dalam mencapai target penurunan efisiensi energi sebesar 1 persen per tahun, bauran EBT sebesar 23 persen pada tahun 2025, dan penurunan emisi CO2 sebesar 198 juta ton CO2 pada sektor energi di tahun 2025.

Baca juga: Kemenhub Tegaskan Aturan Main Konversi Motor Listrik

Ilustrasi kompetisi Shell Eco MarathonShell Ilustrasi kompetisi Shell Eco Marathon

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Partisipasi dan prestasi mahasiswa Indonesia di ajang Shell Eco-Marathon perlu diapresiasi dan didukung untuk mempersiapkan para generasi muda yang tanggap terhadap tantangan energi di masa mendatang," ujar Dadan.

Sementara itu, Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Mochammad Ashari, menyatakan bahwa pihak universitas senantiasa menyambut dan mendukung program Shell Eco-Marathon karena misinya sejalan dengan misi perguruan tinggi.

"Tugas utama sebuah perguruan tinggi adalah menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas untuk bisa berkontribusi secara aktif bagi bangsa serta negara,” kata Ashari.

“Lewat Shell Eco-Marathon, kita dapat menghasilkan generasi yang kreatif, inovatif, dan berkarakter sebagai calon pemimpin di masa mendatang," tuturnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X