Bos Jepang Suzuki Bicara Pentingnya Tim Satelit di MotoGP

Kompas.com - 08/12/2020, 10:42 WIB
Shinichi Sahara Foto: Suzuki-MotoGP.comShinichi Sahara

PORTIMAO, KOMPAS.com - Sejak kembali ke MotoGP pada 2015, Suzuki hanya mengandalkan tim pabrikan. Padahal tim satelit dapat membantu pengembangan motor dan penjenjangan pebalap.

Setelah musim 2020 berhasil membawa pebalapnya juara dunia lewat Joan Mir, banyak pihak berpendapat Suzuki seharusnya melebarkan sayap dan membuat tim lapis dua.

Menanggapi hal itu, pemimpin proyek Suzuki MotoGP Shinichi Sahara mengatakan, pihaknya memang memikirkan untuk membuat tim satelit. Tapi hal itu mesti dibicarakan lebih jauh.

Baca juga: Satu Tim di MotoGP 2021, Luca Marini dan Bastianini Beda Warna Motor

 

Joan Mir meraih gelar juara dunia MotoGP 2020 saat balapan di MotoGP Valencia. (Photo by LLUIS GENE / AFP)LLUIS GENE Joan Mir meraih gelar juara dunia MotoGP 2020 saat balapan di MotoGP Valencia. (Photo by LLUIS GENE / AFP)

"Sulit untuk diketahui, karena sejauh ini kami bekerja dengan dua motor di lintasan. Tapi tentu saja ini adalah sesuatu yang kami cari di masa depan, tetapi ada banyak langkah berbeda yang perlu diambil untuk mencapainya," katanya mengutip Suzuki-MotoGP.com, Selasa (8/12/2020).

Shinichi tidak menampik bahwa hampir semua pabrikan motor di MotoGP kini memiliki tim satelit. Sehingga ke depan jika Suzuki ingin terus maju juga perlu sokongan tim satelit.

"Sejujurnya, kami mendapatkan banyak balik yang berguna dari tim penguji kami yang berpengalaman. Kontribusi dari test rider kami, Sylvain Guintoli, Takuya Tsuda dan Naomichi Uramoto, luar biasa penting," katanya.

"Tetapi informasi tambahan dari tim satelit akan menjadi lebih penting bagi kami untuk menjaga atau meningkatkan daya saing kami di masa mendatang," kata Shinici.

Baca juga: Pengalaman Pertama Joan Mir dengan Suzuki GSX-RR, Kagum dengan Rem

Luca Marini, pebalap tim Sky Racing VR46@skyracingteamvr46 Luca Marini, pebalap tim Sky Racing VR46

Rumor yang beredar di lintasan ialah Suzuki memang tengah mencari tim yang tepat untuk menjadi tim penyokong.

Menariknya, rumor tersebut mengarah pada tim besutan Valentino Rossi, VR46 Racing Team.

Musim depan VR46 Racing Team akan memulai penjajakan masuk ke kelas MotoGP lewat Luca Marini. Adik Rossi itu jadi pebalap di Avintia Ducati, tapi tetap membawa beberapa orang dari VR46.

Spekulasi prematur bahwa itu merupakan langkah awal sebelum pada 2022 tim mendapat slot di MotoGP dan bertarung penuh di kelas premier. Adapun motor yang dipakai bisa jadi Suzuki.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X