Gaikindo Akui Target Penjualan Mobil Tahun Ini Berat Tercapai

Kompas.com - 12/11/2020, 18:01 WIB
Ilustrasi penjualan mobil. AUTONEWSIlustrasi penjualan mobil.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengakui bahwa target penjualan mobil nasional tahun ini yang berada di angka 600.000 unit sangat berat dicapai.

Pasalnya, pandemi virus corona alias Covid-19 di Tanah Air berpengaruh amat panjang terhadap industri otomotif baik dalam hal produksi maupun penjualan (operasional diler).

Di samping itu, Indonesia juga resmi memasuki resesi setelah ekonomi nasional di dua kuartal berturut mengalami kontraksi, yakni minus 5,32 persen selama kuartal II/2020 dan minus 3,49 persen pada kuartal III/2020.

Baca juga: Indomobil Group Yakin Otomotif Indonesia Pulih di 2021

Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.

"Namun target sampai akhir tahun ini belum berubah walau patut diakui agak berat karena hanya tersisa dua bulan lagi. Apalagi biasanya Desember kecenderungan konsumen menunda pembelian," kata Kukuh Kumara, Sektretaris Umum Gaikindo dalam webinar Diskusi Virtual Industri Otomotif, Kamis (12/11/2020).

Berdasarkan proyeksi Gaikindo, lanjut Kukuh, tahun ini penjualan mobil akan berhenti di kisaran angka 525.000 unit atau selisih 75.000 unit dari target.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Banyak upaya yang telah dilaksanakan baik dari ranah pemerintahan maupun produsen untuk mempercepat peningkatan industri kendaraan bermotor. Diperkirakan di 2020 berada di angka itu," ucap dia.

Untuk diketahui, secara kumulatif penjualan retail mobil selama sembilan bulan berjalan tahun ini baru berhenti di angka 407.830 unit atau minus 53,6 persen dari pencapaian tahun lalu, 759.938 unit.

Baca juga: Langkah Aman Memecahkan Kaca Saat Anak Terkunci di Dalam Mobil

Ilustrasi penjualan mobilStanly/KompasOtomotif Ilustrasi penjualan mobil

Sementara untuk penjualan wholesales Januari-September 2020 melemah 49,3 persen yakni dari 755.094 unit tahun sebelumnya menjadi 372.046 unit.

Selain itu, dalam materi yang dipaparkan Kukuh juga mengungkap proyeksi Gaikindo produksi mobil di dalam negeri hanya mencapai 775.000 unit hingga akhir 2020. Padahal tahun lalu produksi mampu menyentuh 1,289 juta unit.

"Semoga pertumbuhan penjualan mobil yang terjadi sejak Juli 2020 bisa dipertahankan dan semakin membaik sehingga mampu mencapai target tahunan. Pada 2021, kita harapkan sudah kembali normal meski nampaknya butuh sedikit waktu," kata Kukuh.

"Kita harus siap-siap untuk lari marathon menjaga performa tersebut," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.