Segera Berlaku, Tol Layang Jakarta-Cikampek Bertarif Rp 20.000

Kompas.com - 01/11/2020, 16:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk berencana segera memberlakukan tarif Tol Layang Jakarta-Cikampek atau Elevated II dalam waktu dekat.

Hal ini menyusul terbitnya Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 1524/KPTS/M/2020 tentang Pengintegrasian Sistem Pengumpulan Tol, Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor, dan Besaran Tarif Tol pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated.

"Setelah beroperasi tanpa tarif sejak Desember 2019, dalam waktu dekat akan diberlakukan tarif terintegrasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek & Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated," kata perseroan di keterangan resminya, Sabtu (31/10/2020).

Baca juga: Arus Balik Libur Cuti Bersama, Waspada 4 Titik Rawan Kecelakaan di Lembang

Tol Layang Jakarta-Cikampek Tol Layang Jakarta-Cikampek

Dikonfirmasi Kompas.com, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPTJ) Danang Parikesit tak menampiknya. Menurut dia, rencana pemberlakuan tarif ini dilakukan pada bulan November usai proses konsultasi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Ini akan dikonsultasikan dengan mereka," ujarnya.

Adapun tarif yang akan diberlakukan, merupakan tarif integrasi antara Tol Jakarta-Cikampek eksisting dan Tol Layang Jakarta-Cikampek direncanakan sebesar Rp 20.000.

Danang menambahkan, tarif tersebut berlaku untuk kendaraan Golongan 1 dengan jarak terjauh yang dihitung mulai dari Jakarta Inter Change (IC) sampai Karawang Timur.

Baca juga: Awas Macet, Sudah 160.000 Kendaraan Menuju Jakarta via Tol

Pada kesempatan sama, ia juga mengakui bahwa besaran tarif untuk tol sepanjang 36,4 kilometer tersebut kurang dari 50 persen dari usulan tarif Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasa Marga Tbk yang tertuang dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) yang sebesar Rp 1.250 per kilometer.

Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur pun mengungkapkan, tarif ini jauh di bawah usulan dalam PPJT. Namun demikian, dia menegaskan, tarif integrasi empat klaster pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek ini akan mendorong terciptanya efisiensi dan kelancaran perjalanan pengguna jalan tol.

"Selain itu juga untuk kemudahan operasional. Jadi Integrasi ini untuk memudahkan jaringan jalan tol yang terkoneksi dengan Tol Jakarta-Cikampek selanjutnya," kata Subakti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.