Vinales Sebut Mustahil Raih Juara Dunia

Kompas.com - 29/10/2020, 08:42 WIB
Maverick Vinales saat berlaga di MotoGP Teruel. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP) PIERRE-PHILIPPE MARCOUMaverick Vinales saat berlaga di MotoGP Teruel. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

JAKARTA, KOMPAS.com - Musim ini, Yamaha nampak terseok-seok menghadapi lawan-lawannya. Khususnya, para pebalap pengguna Yamaha M1 versi 2020.

Vinales bahkan harus puas hanya finis di urutan ketujuh pada MotoGP Teruel di Sirkuit Aragon, Spanyol. Padahal, dirinya juga mengincar gelar juara dunia musim ini.

Baca juga: Vinales Hanya Bisa Berdoa Punya Motor Sempurna

Dengan finis di posisi ketujuh, Vinales mampu mengurangi selisih poin dengan Fabio Quartararo dengan menambah satu poin. Meski demikian, selisih dengan Joan Mir jadi bertambah, dari 12 poin menjadi 19 poin.

Maverick Vinales saat berlaga di MotoGP Teruel. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)PIERRE-PHILIPPE MARCOU Maverick Vinales saat berlaga di MotoGP Teruel. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

Tersisa tiga seri bagi Vinales untuk mengejar ketertinggalan. Di tiga seri berikutnya ini, Vinales sudah tidak lagi mengincar kemenangan.

"Tidak masalah bagi saya finis kedua, ketiga, atau keenam. Sebab, tujuan yang paling utama adalah memenangkan gelar juara dunia," ujar Vinales, dikutip dari Speedweek.com.

Meskipun, Vinales juga menyadari, bahwa dengan hasil yang tidak konsisten ini dan feeling dengan motornya sekarang, akan sangat sulit meraih gelar juara dunia.

Baca juga: Vinales Sebut Motor Yamaha Mulai Alami Peningkatan

"Kami melakukan banyak kesalahan, khususnya dari segi teknis. Motor ini tidak baik-baik saja kali ini, saya memiliki banyak masalah," kata Vinales.

Sekarang ini, Vinales mengaku akan sangat fokus untuk balapan di Valencia. Meskipun, sekali lagi, motor tahun ini memberikan kesulitan bagi dirinya.

"Motor tahun ini sedikit lebih sulit untuk dikendarai, motor ini tidak cocok dengan saya, pebalap lain juga merasakan hal yang sulit dengan motor ini," ujar Vinales.

Pebalap Suzuki Ecstar Alex Rins menyalip Maverick Vinales pada balapan MotoGP Aragon 2020, 18 Oktober 2020.AFP/JOSE JORDAN Pebalap Suzuki Ecstar Alex Rins menyalip Maverick Vinales pada balapan MotoGP Aragon 2020, 18 Oktober 2020.

Pebalap asal Spanyol ini mengaku pasrah dengan kondisi motornya. Bahkan, Vinales mengatakan, harus mencari suatu keajaiban agar bisa tampil lebih kencang dan melawan para pebalap Suzuki.

"Sejujurnya, dengan motor yang kami punya sekarang, itu mustahil. Suzuki sekarang ini berada di level yang berbeda," kata mantan pebalap Suzuki tersebut sebelum bergabung dengan Yamaha.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X