Ditjen Bea dan Cukai Lelang 2 Mobil Subaru, Harga Mulai Rp 100 Jutaan

Kompas.com - 01/10/2020, 16:41 WIB
Subaru XV saat akan dicoba di jalanan Singapura. Kompas.com/ Farid AssifaSubaru XV saat akan dicoba di jalanan Singapura.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kembali melakukan lelang secara daring dua unit mobil Subaru sitaan dari PT Motor Image Indonesia (MII).

Dua unit mobil tersebut yakni 1 Unit Subaru XV 2.0i AWD CVT tahun 2014 dengan limit harga Rp 115.000.000 dan seri 4D 2.5 STI AWD 5AT tahun rakitan 2014 dengan limit harga Rp 360.000.000.

Lelang akan diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Enam (KPKNL) Bekasi pada Selasa (13/10/2020).

Kedua unit mobil dengan warna hitam metalik tersebut tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK) maupun Buku Pemilik Kendaraan Bermotor ( BPKB).

Baca juga: Ini Sanksi Buat Pengendara yang Tak Punya SIM

Sebagaimana informasi yang ada di laman resmi Ditjen Kekayaan Negara di lelang.go.id bagi peserta yang ingin mengikuti lelang bisa membayarkan uang jaminan paling lambat satu hari sebelum lelang dilaksanakan.

Untuk yang jaminan dari dua unit tersebut berbeda, bagi peserta lelang Subaru XV 2.0i AWD CVT tahun 2014 dengan limit harga Rp 115.000.000 wajib menyerahkan uang jaminan sebesar Rp 23.000.000.

Subaru WRX STI milik Alex Hamdani membawa gelar Master of Max 4 Cyl Forced Induction Class dengan mencatatkan angka sebesar 344 HP pada laga final dyno test kelas FI.KOMPAS.com/ALEK KURNIAWAN Subaru WRX STI milik Alex Hamdani membawa gelar Master of Max 4 Cyl Forced Induction Class dengan mencatatkan angka sebesar 344 HP pada laga final dyno test kelas FI.

Sedangkan untuk 4D 2.5 STI AWD 5AT tahun rakitan 2014 dengan limit harga Rp 360.000.000 peserta lelang wajib menyerahkan uang jaminan sebesar Rp 72.000.000.

Sekedar informasi DJBC telah melakukan penyitaan ratusan unit mobil Subaru dari PT MII beberapa waktu lalu.

Penyitaan aset ini dilakukan di sejumlah perusahaan yang ada di tujuh daerah di Indonesia. Di antaranya di Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Tangerang, Batam, Surabaya, Malang dan juga di Denpasar.

Baca juga: Soal Pajak Mobil Baru Nol Persen, Pedagang Mobil Bekas Jadi Resah

Tindakan tegas ini terpaksa dilakukan setelah adanya hasil audit Bea dan Cukai terkait dugaan pelanggaran hukum masalah impor.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X