Merawat Yamaha RX-King, Cukup Perhatikan Oli Samping

Kompas.com - 01/10/2020, 15:01 WIB
Yamaha RX King Cobra Putih 1983 yang dijual dengan harga Rp 125 juta instagram.com/arifkingpriokYamaha RX King Cobra Putih 1983 yang dijual dengan harga Rp 125 juta

JAKARTA, KOMPAS.com - Yamaha RX-King menjadi salah satu motor sport legendaris yang masih eksis hingga kini. Meski produksinya sudah dihentikan sejak 2009 silam, justru makin membuat motor ini menjadi item yang paling diburu oleh konsumen otomotif.

Bahkan tidak sedikit masyarakat yang berani menghabiskan dana hingga ratusan juta rupiah demi meminang ‘Sang Raja’ 2-tak ini.

Meski motor ini masuk jajaran motor lawas dan sudah tidak diproduksi lagi, ternyata perawatan yang dilakukan cukup mudah dan tidak ribet. 

Baca juga: 5 Komponen Motor yang Wajib Diperhatikan Saat Cuaca Panas

“RX-King itu sebenarnya motor awet, tidak sulit perawatannya,” ujar Ahmad Arif atau yang dikenal dengan Arif King Priok, pedagang jual beli motor lawas di Jakarta Utara kepada Kompas.com, Rabu (30/9/2020).

Sepeda motor Yamaha RX-KING milik Fadel yang hilang saat terparkir di samping rumahnya di kawasan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.Dok Pribadi Fadel Sepeda motor Yamaha RX-KING milik Fadel yang hilang saat terparkir di samping rumahnya di kawasan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.

Arif melanjutkan, pada motor bermesin 2-tak, hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah suplai oli samping ke dalam silinder dan juga head.

“Kalau perawatan RX-King mau tahun tua atau muda sama saja, yang penting oli sampingnya cukup. Karena oli tersebut memiliki fungsi penting dalam proses pelumasan untuk membantu pembakaran. Jadi jangan sampai dibiarkan nyaris kosong,” kata Arif.

Baca juga: Jalanan Sepi Ternyata Rawan Kecelakaan

Telat memberikan oli samping bisa membuat seher atau piston kering sebagai dampak awal, yang kemudian bisa merembet ke setang seher dan komponen lainnya.

Untuk diketahui, PT Yamaha Motor Manufacturing Indonesia (YIMM) memutuskan untuk menyetop produksi RX-King pada tahun 2009 setelah diterbitkan pertama kali pada tahun 1980.

Kendati demikian, YIMM masih terus memproduksi suku cadangnya. Bahkan, setelah 11 tahun didiskontinu, komponen RX-King masih banyak tersedia di pasaran.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X