Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mobil Keluaran Terbaru Masih Perlu Dipanaskan, Mitos atau Fakta?

Kompas.com - 19/09/2020, 06:41 WIB
Ari Purnomo,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Memanaskan mesin mobil masih menjadi kebiasaan yang banyak dilakukan oleh para pemilik kendaraan roda empat.

Tidak hanya pemilik mobil keluaran lawas, tetapi pemilik mobil keluaran terbaru pun masih banyak yang memanaskan mesin sebelum digunakan.

Durasi memanaskannya pun beragam, ada yang hanya beberapa menit tetapi ada pula yang sampai lama hingga lebih dari 20 menit.

Ada yang percaya dengan memanaskan dapur pacu sebelum digunakan akan membuat komponen mesin terjaga.

Baca juga: Saat Jakarta PSBB Ketat, Bayar Pajak Kendaraan 5 Tahunan Bisa Online?

Hal ini karena pelumasan setiap komponen yang ada di jantung pacu dilakukan sebelum kendaraan digunakan untuk berjalan.

Untuk mobil keluaran terbaru, apakah masih perlu dilakukan pemanasan mesin sebelum digunakan?

Didi Ahadi, Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor (TAM), menjelaskan, perlakuan untuk mobil keluaran terbaru sudah berbeda dengan mobil-mobil lawas.

Salah satunya adalah kebiasaan memanaskan mesin sebelum digunakan.

“Untuk mobil-mobil keluaran terbaru sudah tidak perlu lagi dipanaskan sebelum digunakan, ketika mobil dinyalakan sudah siap untuk digunakan,” ujar Didi kepada Kompas.com, Jumat (18/9/2020).

Baca juga: Saat Bayar Pajak STNK Asli Hilang, Bisa Pakai Foto Copy?

Didi menambahkan, untuk mobil-mobil sekarang sudah menggunakan teknologi yang lebih canggih. Kerja setiap komponen yang ada pada kendaraan sudah diatur menggunakan komputer yakni electronic computer unit (ECU).

Dengan adanya teknologi ini membuat kinerja mesin semakin simpel karena tidak perlu lagi dipanaskan sebelum digunakan seperti kendaraan keluaran lama.

Baca juga: Komisi X Dukung Mendikdasmen Soal Study Tour: Kalau Dilarang Merugikan Siswa

“Sekarang teknologinya berbeda, semuanya sudah diatur menggunakan ECU. Jadi saat mesin sudah dinyalakan siap untuk digunakan,” katanya.

Selain kecanggihan teknologi yang digunakan kendaraan roda empat keluaran terbaru, komponen lain juga diciptakan untuk menyesuaikan kecanggihan tersebut.

Seperti komponen aki dan juga bahan pelumas yang dinilai lebih bagus dibandingkan yang lama.

“Ya tidak perlu dipanaskan lagi, mesin sekarang sudah didesain tidak perlu pemanasan ditambah kualitas oli yang makin baik,” tuturnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Executive Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi.

Baca juga: SIM Bisa Gantikan KTP Saat Bayar Pajak Kendaraan, Ini Syaratnya

Bambang mengatakan, untuk mobil sekarang memang sudah didesain sedemikian rupa sehingga tidak lagi perlu dipanaskan beberapa saat sebelum dikendarai.

“Saat dinyalakan mobil bisa langsung dikendarai karena saat pertama jalan kecepatannya juga masih rendah baik keluar garasi atau pun keluar kompleks,” katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Komentar
jawabnya tetap perlu, apalagi mobil pernah dipakai sebelumnya. kalo anda tidak pernah panaskan min sebulan sekali, nanti antara kotoran dan oli akan benar-benar terpisah, lalu kotoran mengerak pada dasar rumah piston dan bagian mesin lainnya dan sangat susag sekali dibersihkannya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau