Daimler AG Merilis Truk Berbahan Bakar Hidrogen Fuel-Cell

Kompas.com - 17/09/2020, 09:02 WIB

BERLIN, KOMPAS.comDaimler Truck AG merilis konsep truk berbahan bakar hidrogen Fuel-Cell yang dinamai Mercedes Benz GenH2. Konsep truk GenH2 ini diciptakan untuk heavy duty truck dengan jarak perjalanan yang jauh.

Walaupun menggunakan bahan bakar hidrogen, GenH2 tetap memberikan kostumer performa, daya tahan, keandalan, keamanan dan efisiensi yang sama dengan truk diesel pada umumnya.

“Seperti truk diesel, GenH2 didesain dengan GVW 40 ton dan muatan 25 ton. Dengan menggunakan hidrogen cair, GenH2 bisa menempuh jarak sampai 1.000 km tanpa harus mengisi kembali,” ucap Sven Ennerst, Member of the Board of Management of Daimler Truck AG for Development, Procurement and the China Region, dalam rilis online, Rabu (16/9/2020).

Baca juga: Banyak yang Masih Salah Kaprah Bagaimana Cara Matikan Mesin Mobil

Auf dem Weg zum CO2-neutralen Transport: Von links nach rechts: Mercedes-Benz eActros, Mercedes-Benz eActros LongHaul und Mercedes-Benz GenH2 Truck 

On our way to a CO2-neutral future: From left to right: Mercedes-Benz eActros, Mercedes-Benz eActros LongHaul and Mercedes-Benz GenH2 Truck Daimler Trucks and Buses Communi Auf dem Weg zum CO2-neutralen Transport: Von links nach rechts: Mercedes-Benz eActros, Mercedes-Benz eActros LongHaul und Mercedes-Benz GenH2 Truck On our way to a CO2-neutral future: From left to right: Mercedes-Benz eActros, Mercedes-Benz eActros LongHaul and Mercedes-Benz GenH2 Truck

Dengan kemampuan yang sama seperti truk diesel, GenH2 menjadi kendaraan niaga yang bebas dari CO2. Jika harus mengisi kembali hidrogen, prosesnya akan sama saja seperti mengisi solar. GenH2 memiliki dua tangki aluminium yang bisa menampung 40 kg hidrogen cair.

Truk GenH2 ini mulai bisa dicoba calon konsumen pada 2023, sedangkan produksi massal dimulai paruh ke dua dekade ini. Truck GenH2 yang diposisikan sebagai truk jarak jauh melengkapi kendaraan niaga listrik lainnya.

Misalnya seperti eActros, truk yang ditenagai baterai listrik ini yang memiliki jarak tempuh sekitar 200 km, cocok sebagai kendaraan niaga di perkotaan. eActros akan diproduksi tahun 2021.

Baca juga: Mengenal Kembali Pelat Nomor Dewa di Jalan Raya

Kemudian ada juga eActros LongHaul, dengan jarak tempuh yang lebih jauh sekitar 500 km, cocok untuk truk dengan perjalanan jauh, diperkirakan siap diproduksi tahun 2024.

Martin Daum, Chairman of the Board of Management of Daimler Truck AG and Member of the Board of Management of Daimler AG, mengatakan, adanya pilihan truk dengan baterai listrik dan fuel-cell memberikan kostumer banyak pilihan.

“Kombinasi produk ini memberikan kostumer pilihan-pilihan terbaik sesuai dengan kebutuhannya. Baterai listrik lebih cocok untuk kargo yang lebih ringan dan jarak dekat. Fuel-cell lebih disarankan untuk muatan berat dan jarak yang lebih jauh,” ucap Martin Daum dalam kesempatan yang sama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.