Pakai Minyak Rem Mobil untuk Motor, Simak Syaratnya

Kompas.com - 25/08/2020, 17:01 WIB
Ilustrasi mengganti minyak rem sendiri louis-moto.co.ukIlustrasi mengganti minyak rem sendiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap kendaraan bisa saja memiliki spesifikasi yang berbeda. Meskipun, komponen yang digunakan sama. Contohnya, minyak rem pada rem cakram.

Mobil dan motor sama-sama dibekali dengan rem cakram. Tapi, kekuatan dan dimensinya bisa saja berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya.

Baca juga: 2 Cara Mengecek Kondisi Minyak Rem Sepeda Motor

Begitu pula dengan minyak remnya, tidak semua jenis minyak rem cocok untuk diaplikasikan pada berbagai jenis kendaraan. Sebab, minyak rem juga memiliki spesifikasi yang berbeda-beda.

BMW R NineT didukung anti-lock braking system (ABS) dan rem cakram ganda yang dijepit rem Brembo dengan kaliper 4-piston.Febri Ardani/KompasOtomotif BMW R NineT didukung anti-lock braking system (ABS) dan rem cakram ganda yang dijepit rem Brembo dengan kaliper 4-piston.

Spesifikasi minyak rem bisa dilihat dari kemasannya, yakni DOT (Department of Transportation). DOT menunjukkan titik didih minyak rem saat digunakan atau bekerja.

Jadi, semakin tinggi DOT minyak rem, maka titik didihnya juga akan semakin tinggi. Selama ini, ukuran DOT minyak rem yang banyak dijual di pasaran, seperti DOT 3, DOT 4, dan DOT 5.

Minyak rem dengan DOT 3, minimal titik didihnya adalah 205 derajat Celcius. Sedangkan untuk DOT 4, minimal titik didihnya mencapai 230 derajat Celcius. Lalu, untuk DOT 5 mencapai 260 derajat Celcius.

Baca juga: Ingat, Minyak Rem Juga Punya Masa Kedaluwarsa

"Penggunaan minyak rem mobil untuk motor bisa saja dilakukan," ujar Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Didi menambahkan, dengan catatan, spesifikasi minyak rem tersebut sudah sesuai dengan standar yang direkomendasikan untuk rem sepeda motor.

Menurutnya, asalkan spesifikasinya sesuai, yakni DOT-nya sama, maka minyak rem untuk mobil bisa digunakan untuk motor.

Mengerem sepeda motor ada teorinya.mpm-motor.co.id Mengerem sepeda motor ada teorinya.

"Berbeda halnya, jika minyak rem yang digunakan tidak sesuai sesuai dengan spesifikasi. Maka bisa menimbulkan efek buruk pada perangkat pengereman," kata Didi.

Didi mengatakan, efek terburuk adalah timbulnya kerusakan pada komponen pengereman. Hal ini tentu akan membahayakan keselamatan pengendara dan pengguna jalan lainnya.

“Bisa saja karet seal yang rusak sehingga bisa membuat rem bocor atau yang lain. Biasanya kalau karet seal sudah rusak rem bocor dan tidak berfungsi,” ujar Didi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X