Banyak yang Belum Tahu, Ini Fungsi Utama Defogger

Kompas.com - 16/08/2020, 08:06 WIB
Ilustrasi berkendaraa saat hujan. CarGuide.PHIlustrasi berkendaraa saat hujan.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki musim hujan, kaca mobil bagian dalam sering kali tertutup embun. Adanya uap air pada kaca ini tentunya akan mengganggu visibilitas pengemudi selama berkendara.

Tak sedikit pengemudi membersihkan kabut yang menempel pada kaca secara manual, yakni menggunakan tisu atau lap yang ada.

Padahal, ada cara lain yang lebih efektif yang bisa dilakukan, yakni dengan menyalakan perangkat defogger.

Perangkat penghilang embun ini ada di setiap mobil. Biasanya, tombol defogger ini berupa garis tiga bergelombang yang ada di panel dekat kemudi.

Baca juga: Harga Mobil Bekas di Balai Lelang Bisa Lebih Murah, Ini Penyebabnya

Untuk mengaktifkannya, pengemudi cukup menekan tombol tersebut dan perangkat defogger akan aktif untuk menghilangkan embun pada kaca.

Defogger kaca belakang efektif menghalau embun saat hujan     knowhow.napaonline.com Defogger kaca belakang efektif menghalau embun saat hujan

Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor ( TAM) Didi Ahadi menjelaskan, defogger mempunyai fungsi utama sebagai perangkat penghilang embun pada kaca.

Saat perangkat dinyalakan maka kawat tipis berupa garis horizontal yang biasanya terpasang di kaca bagian belakang akan teraliri panas.

Dengan begitu, embun yang sudah terbentuk akan hilang karena adanya panas dari kawat tersebut.

Baca juga: Mobil Bekas Harga Belasan Juta Rupiah, Bisa Dapat Lancer hingga Accord

" Defogger hanya berfungsi sebagai penghangat kaca untuk menghilangkan embun, tetapi tidak bisa membersihkan kotoran,” ujar Didi kepada Kompas.com belum lama ini.

Defogger kaca belakang biasanya sudah jadi fitur standar di mobilyourmechanic.com Defogger kaca belakang biasanya sudah jadi fitur standar di mobil

“Menghidupkan defogger saat kaca masih ada embunnya saja. Tetapi, setelah embun sudah bersih defogger sebaiknya dimatikan,” ucapnya.

Baca juga: Selain di Diler, Peminat Mobil Bekas di Balai Lelang Ikut Naik

Didi juga mengatakan, untuk mengantisipasi adanya embun saat berkendara di bawah guyuran hujan pengemudi bisa menghidupkan AC.

“Kalau untuk mengantisipasi munculnya embun karena perbedaan suhu sebaiknya AC terus dinyalakan,” ucapnya.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X