Kompas.com - 02/08/2020, 09:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Istilah facelift merupakan ubahan pada model mobil keluaran terbaru. Selain pada kendaraan kecil, bus juga bisa mengalami facelift. Facelift pada bus bertujuan agar tampilannya segar seperti baru keluar dari karoseri.

Bodi yang dibuat oleh karoseri memang terbilang kuat, bisa tahan lima tahun sampai 10 tahun. Namun terkadang di setiap pameran, karoseri mengeluarkan bodi dengan sedikit ubahan, atau facelift pada bodi terbarunya.

Jika harus membeli bodi terbaru, tentunya akan membutuhkan biaya yang lebih besar. Jadi cara ekonomis agar memiliki tampilan yang baru yaitu dengan mengganti hanya bagian depan atau belakangnya saja.

Baca juga: Bos Tim Yamaha Jelaskan Soal Kontrak Rossi yang Tak Kunjung Rampung

Jetbus 3+ SHDKompas.com/Fathan Radityasani Jetbus 3+ SHD

Anggota Forum Bismania Indonesia, Dimas Raditya mengatakan, ubahan pada bagian depan dan belakang bus biasa dilakukan oleh karoseri kecil sampai menengah.

“Kalau bengkel kecil biasa mengikuti dari karoseri yang ditiru,” kata Dimas kepada Kompas.com, Sabtu (1/8/2020).

Biasanya ada dua alasan mengapa perusahaan otobus ingin mengubah tampilan busnya. Pertama yaitu mengikuti tren karena busnya sudah ketinggalan zaman. Ke dua, bus habis mengalami kecelakaan pada bagian depan atau belakangnya.

Baca juga: Semakin Banyak Toyota Hiace Seliweran di Jalan Ibu Kota

“Ubahan yang dilakukan juga mengikuti permintaan kostumer, bisa juga sekalian bagian interiornya diubah,” ucap Dimas.

Saat ini sering terlihat beberapa bodi bus lama yang dirombak menjadi model milik Adi Putro Jetbus 3+. Mengapa model ini lebih diminati, Dimas mengatakan karena ketersediaan spare part di pasarannya yang banyak.

Modifikasi BusThe Valueable Experience Modifikasi Bus

Hal seperti mengubah bagian depan dan belakang bus, sebenarnya bisa juga dilakukan oleh karoseri besar. Perubahan yang dilakukan, masuknya ke reparasi bodi, seperti yang dikatakan Werry Yulianto, Export Manager karoseri Laksana.

“Ganti bagian depan dan belakang masuknya ke reparasi. Kebanyakan pelanggan juga sekalian mengubah ke model paling baru,” kata Werry kepada Kompas.com.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.