Setir Mengunci Ketika Mesin Mobil Mati, Ini Sebabnya

Kompas.com - 30/07/2020, 11:42 WIB
Ilustrasi menyetir mobil travelers.comIlustrasi menyetir mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak jarang pemilik mobil pernah berada dalam kondisi ketika setir kemudi mengunci saat mesin mati. Biasanya hal ini terjadi saat kondisi ban tidak lurus. Akibatnya usaha menyalakan mesin menjadi lebih susah.

Service Part Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Anjar Rosjadi, menjelaskan, switch kendaraan itu posisinya lock, acc, dan on.

Jika kunci dicabut, setir otomatis mengunci untuk mencegah pencurian, apalagi ban tidak lurus.

Baca juga: Ingin Beli Motor listrik, Perhatikan Charger Baterainya                         

Kunci mobil Suzuki Carry terbaru sudah menggunakan fitur immobilizerKompasOtomotif - AFH Kunci mobil Suzuki Carry terbaru sudah menggunakan fitur immobilizer

“Sebetulnya bukan mesin jadi susah menyala, tetapi urutannya memang harus putar kunci untuk lepas lock setir, dan sedikit digoyang sambil putar kunci kontak untuk melepasnya,” ujar Anjar saat dihubungi Kompas.com.

Anjar melanjutkan, cara seperti itu bisa mengembalikan posisi setir ke posisi acc (normal).

“Kalau sudah normal, maka mesin bisa nyala kembali,” katanya.

Baca juga: Fasilitas Dispenser Air di Bus, Hanya untuk Eksekutif dan Pariwisata           

Sebaiknya, menurut Anjar, sebelum matikan mesin, pastikan kondisi kemudi dan ban dalam posisi lurus. Tujuannya agar setir tidak mengunci. Namun, jika kita ingin agar setir terkunci, caranya pun cukup mudah.

“Cukup menggeser ke kanan atau ke kiri setelah mesin sudah mati, nanti otomatis terkunci. Cara mengaktifkannya kembali pun seperti itu, digoyang sedikit saja,” ucapnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X