Tanpa Poin, Marc Marquez Diprediksi Bakal Lakukan Hal Gila di GP Ceko

Kompas.com - 30/07/2020, 08:02 WIB
Marc Marquez saat berlaga di GP Andalusia 2020 HRCMarc Marquez saat berlaga di GP Andalusia 2020

JAKARTA, KOMPAS.com - Marc Marquez diprediksi akan menghadirkan kejutan besar di MotoGP Republik Ceko yang bakal diselenggarakan pada 7-9 Agustus 2020 mendatang.

Pasalnya, sang juara bertahan dari Repsol Honda tersebut sudah tertinggal 50 poin dari Fabio Quartararo yang menduduki posisi puncak klasmen sementara MotoGP 2020.

"Perebutan gelar juara dunia masih belum selesai. Ketika Marquez kembali, saya yakin dia akan melakukan sejumlah hal gila karena pebalap itu sangat ambisius," ujar pengamat MotoGP Carlo Pernat dilansir GPOne, Rabu (30/7/2020).

Baca juga: Sempat Nekat Mau Balapan, Tangan Marc Marquez Pakai 12 Pin

Alberto Puig (tengah), Dani Pedrosa (kiri) dan Mike Leitner (kanan) saat akan menjalani kualifikasi di China 2006 lalu.Motorsport.com Alberto Puig (tengah), Dani Pedrosa (kiri) dan Mike Leitner (kanan) saat akan menjalani kualifikasi di China 2006 lalu.

Diketahui, Marquez hingga saat ini belum mendapatkan poin usai mengalami kecelakaan di MotoGP Jerez, Spanyol pada laga pembuka. Insiden itu membuatnya cedera bagian lengan sehingga harus absen dalam MotoGP Andalusia.

"Saya setuju dengan keputusan Marquez untuk menunjukkan diri pada sesi latihan bebas dan kualifikasi di GP Andalusia. Karena, ini menunjukkan kepada semua orang bahwa ia tak bisa dihentikan. Dia muncul untuk merusak mental pebalap lain," kata Pernat.

"Walaupun hasilnya tetap sama, ia belum bisa ikut balapan dan saya sudah yakin sejak awal," lanjutnya.

Baca juga: Podium di GP Andalusia, Rossi Belum Habis

Marc Marquez terjatuh saat balapan di seri pertama MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez, SpanyolIstimewa Marc Marquez terjatuh saat balapan di seri pertama MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez, Spanyol

Sebelumnya, Manajer Repsol Honda Alberto Puig menyatakan bahwa keputusan Marquez untuk ikut ambil bagian di sesi latihan dan kualifikasi pada GP Andalusia ialah keputusannya sendiri.

Menurut dia, hal itu dilakukan agar membuktikan kepada tim bahwa mental juara dari Marquez belum padam. Namun aksinya tersebut dipantau oleh Honda untuk meminimalisir bencana.

"Ia selalu mencoba, dan ini yang dia lakukan. Keberanian yang ia tunjukkan luar biasa, tapi kami juga masih memiliki 11 balapan lagi, tentunya kami tidak akan menyerah, Marquez akan pulih, dan tim akan berada di sana untuknya. Kami akan kembali dan bertarung," kata Puig.



Sumber GPone
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X