Cikal Bakal Maung Pindad, Berawal dari Bima M-31

Kompas.com - 25/07/2020, 12:01 WIB
Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPrototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kemunculan kendaraan taktis (rantis) Maung, buatan PT Pindad (Persero) ternyata memiliki sejarah panjang di belakangnya. Mulai dikembangkan dari 2018, ternyata sebelum Maung sudah lahir lebih dulu rantis bernama Bima M-31.

Bima M-31 tersebut tampil pertama kali di ajang Indo Defence 2018. Rantis tersebut berfungsi sebagai Fast Attack Vehicle (FAV) dalam operasi militer yang mana hal ini sama dengan Maung.

Bahkan Bima M-31 ini pun diakui oleh Vice President Inovasi PT Pindad Windhu Paramarta, sebagai cikal bakal Maung Pindad yang saat ini mendadak fenomenal setelah dijajal langsung oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.

Baca juga: Rasanya Geber Rantis Maung Pindad

"Sejarahnya itu sudah dimulai dari 2018 lalu yang dicetuskan oleh Komandan Pusat Persenjataan Infanteri (Danpussenif) Surawahadi. Beliau menanyakan apakah mungkin Indonesi bikin kendaraan (militer) sendiri, lalu dari situ di infanteri mereka melakukan litbang mandiri untuk kendaran taktis 4x4," ucap Windhu kepada Kompas.com, Kamis (23/7/2020).

Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.

"Pindad saat itu masih sebagai narasumer, ketika mendefiniskan kebutuhannya seperti apa. Karena saat itu loading di Pindad sedang tinggi, lalu pengembangan dilakukan oleh rekanan kami PT MSA pada 2018, dari situ bergulir kendaraan 4x4 yang namanya Bima yang asalnya dari litbang mandiri mereka," kata dia.

Setahun berlalu, pada 2019 Infanteri mengajukkan litbang ke Dislitbang Angkatan Darat (AD) yang kemudian disetujui.

Menurut Windhu, karena dari awal sudah digarap oleh PT MSA, jadi untuk proses produksi pertama kali untuk purwarupanya pun juga turut dikerjakan.

Untuk Pindad sendiri dilibatkan melalui perwakilannya dari Manajer Fabrikasi yang berperan sebagai tenaga ahli dan konsultan untuk proses industrialisasi saat nanti produksi massal dimulai. Dari perjalanan tersebut, akhirnya sepakat bila proses produksi dilakukan oleh Pindad.

Baca juga: Intip Ruang Kabin Maung Pindad, Pakai Jok Racing

"Seperti itu kronologisnya. Setelah produk selesai MSA mengembalikan ke Pindad. MSA yang mengembangkan dan Pindad terlibat, jadi saat akan produksi massal, itu harus dibikin oleh industri yang mempuni, lalu infanteri, PT MSA, dan Pindad bergabung sepakat diproduksi oleh Pindad," ucap Windhu.

Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.

"Waktunya pengembalian itu kurang lebih satu bulan sebelum akhirnya Menhan meminta Maung untuk diproduksi banyak, jadi sekarang ini kami sedang proses peralihan ke industrialnya," kata dia.

Dari beberapa sumber yang ada, proses rancang bangun pengembangan prototipe Bima M-31 ternyata melibatkan rumah modifikasi ternama di kalangan off-road, yakni FAD Works yang digawangi oleh Daniel Zebedeus.

Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.

Tak hanya itu, jauh sebelum Bima dan Maung, bengkel yang bermarkas di Cimahi, Bandung, Jawa Barat ini, juga sudah cukup banyak merintis prototipe dari rantis-rantis lainnya, seperti DMV-30T serta SSE P6.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X