Rasanya Geber Rantis Maung Pindad

Kompas.com - 25/07/2020, 07:02 WIB
Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPrototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Berbekal mesin turbodiesel dengan kubikasi 2.400 cc, PT Pindad (Persero) merancang bangung kendaraan taktis ( rantis) ringan untuk kebutuhan militer. Tak main-main, mobil yang dinamakan Maung tersebut, digadang-gadang cukup mempuni menerjang segala medan.

Usai membahas desain tangguh dengan perawakan "siap tempur" serta merasakan duduk di dalam kabin, giliran mencicipi sedikit impresi mengendarainya.

Seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, Maung didesain layaknya sebuah double cabin, sehingga posisi berkendaranya tak begitu jauh berbeda. Namun demikian, saat akan masuk ke dalam, pengendara harus mengangkat kaki lebih tinggi lantaran ground clearance Maung yang cukup jangkung. 

Baca juga: Sapa Rantis Maung Pindad Langsung ke Kandang

Lingkar kemudi kebetulan cukup familiar sehingga memudahkan untuk beradaptasi, sementara untuk jok ala bucket seat dengan seat belt empat titiknya juga masih nyaman digunakan.

Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.

 

Menariknya, walau suara mesin cukup terdengar ke ruang kabin, namun getarannya sangat minim terasa. Tekan kopling dan mulai memasukan gigi satu, dengan mudah Maung pun langsung bergerak.

Hal ini cukup menarik karena walaupun memiliki dimensi bongsor, ditambah kaki-kaki yang kekar, ternyata tak mengurangi sisi responsifnya untuk bergerak.

Mulai mengelilingi area yang ditentukan, secara bertahap pedal gas pun juga ikut ditekan lebih dalam yang membuat putaran tenaganya makin keluar. Perpindahan giginya juga tergolong mulus seperti mengendarai pikap kabin ganda pada umumnya.

Impresi yang disajikan dari mesin turbodiesel bertenaga 149 tk dan torsi badak 400 Nm, sudah mulai terasa sejak putaran rendah. Ketika sesekali menginjak pedal gas lebih dalam di jalan aspal, tenaganya pun langsung meluap yang membuat pengendara dan penumpang dihadiahi sensasi hentakan halus.

Hal tersebut sedikit lebih banyak sudah memberikan gambaran bagaimana buasnya tenaga yang dimiliki Maung. Ketika melewati jalan melingkar, manuver yang disajikan juga masih tergolong nyaman untuk seukuran mobil dengan tinggi di atas rata-rata.

Baca juga: Intip Ruang Kabin Maung Pindad, Pakai Jok Racing

Paling menarik, meski ini merupakan kendaraan taktis militer, namun sensasi mengendarainya dibuat layaknya seperti membawa mobil kabin ganda. Tak heran bila redaksi menilai Maung cukup fun to drive karena pengendara dibuat nyaman meskipun secara perawakan luarnya terkesan mengintimidasi.

Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X