Sembarangan Modifikasi Setir Mobil, Airbag Bisa Tak Berfungsi

Kompas.com - 24/07/2020, 18:01 WIB
Contoh setir mobil yang bisa di upgrade KOMPAS.com/Aprida Mega NandaContoh setir mobil yang bisa di upgrade
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Lingkar kemudi merupakan salah satu bagian pada mobil yang tak lepas dari perhatian untuk dilakukan perubahan alias modifikasi. Alasannya beragam, mulai dari ingin menambah kenyamanan hingga upgrade fitur pengaturan.

Pasalnya, tak sedikit mobil standar bawaan pabrik belum dilengkapi fitur lengkap seperti tombol pengatur audio di lingkar kemudi.

"Melakukan perubahan setir cukup banyak permintaannya dan ini tergolong aman. Tapi secara umum, sifatnya adalah upgrade seperti dari setir Kijang Innova tipe G ke Venturer," kata pemilik Shine Auto Light Rico kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Saat Mobil Parkir Wajib Matikan AC dan Audio?

Ilustrasi Setir MobilKOMPAS.com/Ruly Ilustrasi Setir Mobil

Namun, lanjut Rico, melakukan modifikasi setir kemudi tidak boleh sembarangan karena bisa menghilangkan fungsi keamanan aktif di mobil yaitu airbag.

"Pada umumnya diupayakan semua tombol di setir bisa terkoneksi sesuai aslinya, sehingga jalur kabel diubah. Lantas cara pemasangannya juga tidak bisa sembarangan supaya tidak menghilangkan kontrol si pengemudi saat digunakan," ujar dia.

"Karena kita tahu, di setir itu ada komponen airbag. Kalau rusak, biayanya lumayan mahal," lanjut Rico.

Pada kesempatan terpisah, Muhammad Bobby dari Bobby Spec Rare Item menyebut bahwa harga penanaman airbag pada setir mencapai Rp 2,5 jutaan.

Baca juga: Kenali Arti Tiga Warna Lampu Indikator Mobil

 

Ilustrasi setir mobilKOMPAS.com/Ruly Ilustrasi setir mobil

"Itu untuk satu sensor saja, sedangkan biasanya tiap mobil ada enam sensor. Jadi sangat jarang pelanggan yang mau tanam airbag, karena memang harga barangnya juga sudah lumayan,” ujarnya.

Sementara dari sisi pabrikan, Technical Sevice Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi menyebut bahwa melakukan modifikasi setir cukup membahayakan karena banyak fungsi yang terdapat di sana.

" Modifikasi sama sekali tidak direkomendasikan, karena tiap ubahan bisa mengakibatkan tidak berkerjanya salah satu fitur. Sehingga mengurangi tingkat keamanan berkendara. Tapi memang dewasa ini perilaku modifikasi mobil tidak bisa dihindari," kata Anjar.

"Bila memang ingin modifikasi setir, pastikan bahwa airbag masih berkerja. Sebab salah satu keterkaitan setir adalah pada airbag tersebut. Lalu pada kabelnya, jangan sampai menyebabkan korsleting," lanjut dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X