Pindad Siap Aplikasi Mesin Merek Lain untuk Maung

Kompas.com - 24/07/2020, 16:12 WIB
Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPrototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski sedang menjejaki kerja sama dengan Toyota Astra Motor (TAM), namun PT Pindad (Persero) mengaku terbuka dengan industri otomotif lainnya terkait suplai untuk mesin kendaraan taktis (rantis) ringan yang diberi nama Maung.

Bahkan walau saat ini masih menggunakan mesin 2GD-FTV yang jadi jantung pacu Toyota Hilux, namun menurut Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose, tak menutup kemungkinan nantinya Maung bisa mengaplikasi mesin dari merek lain.

"Rencananya itu kan kami akan bikin beberapa varian Maung, dan tentu saja itu bisa terjadi perubahan baik dari sisi mesin atau power pack yang digunakan serta lain-lainnya lagi," ucap Abraham kepada Kompas.com, Kamis (23/7/2020).

Baca juga: Sapa Rantis Maung Pindad Langsung ke Kandang

"Jadi, terutama untuk urusan power pack atau engine ada kemungkinan diproduksi mendatangnya kami tak pakai Hilux, bisa saja gunakan yang lain seperti Isuzu atau lainnya. Artinya segala kemungkinan ini terbuka," kata dia.

Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.

Menurut Abraham, kebutuhan akan mesin saat ini memang menjadi fokus utama, apalagi bila ke depannya Pindad sudah mulai komersial dengan menjajakan Maung versi sipil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akan tetap rencana tersebut masih dalam pematangan, sehingga saat ini sendiri fokus produksi yang sudah mulai berjalan konsentrasinya untuk pemenuhan unit yang dipesan oleh Kementerian Pertahanan beberapa waktu lalu.

Baca juga: Diajak Kerja Sama Bareng Pindad buat Bikin Maung, Ini Kata Toyota

Lebih lanjut, Abraham juga mengatakan bila urusan mesin juga nantinya akan dipertimbangan lagi, melihat dari sisi penerimaan pasarnya.

Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.

"Pasti kita lihat dari demand di pasarnya juga akan seperti apa, bila ternyata pasar lebih suka dengan (mesin) Hilux lebih dominan, kenapa tidak kita lanjutkan dengan mesin itu. Jadi kita cermati pasarnya juga," ucap Abraham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.