[POPULER OTOMOTIF] Pakai Mobil Toyota Tanpa Harus Beli | Motor Bebek 2 Tak yang Harganya Semakin Mahal

Kompas.com - 13/07/2020, 06:02 WIB
Penampilan Toyota Avanza Veloz 2019 yang dipamerkan dalam Festival Avanza Veloz Sebangsa di Medan, Sabtu (10/8/2019). Festival ini digelar hingga besok Minggu (11/82019) dan diisi dengan berbagai bazar, kuliner, permainan anak dan lainnya. DewantoroPenampilan Toyota Avanza Veloz 2019 yang dipamerkan dalam Festival Avanza Veloz Sebangsa di Medan, Sabtu (10/8/2019). Festival ini digelar hingga besok Minggu (11/82019) dan diisi dengan berbagai bazar, kuliner, permainan anak dan lainnya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Melihat adanya perubahan pola mobilitas masyarakat, PT Toyota Astra Motor (TAM) bersama PT Toyota Astra Financial Service (TAF) telah meluncurkan program Kinto One.

Program tersebut menawarkan kemudahan untuk memakai mobil tanpa merepotkan segala kepengurusannya.

Henry Tanoto, Vice President PT TAM, mengatakan dewasa ini mulai terlihat adanya ada perubahan pola atau gaya dari mobilitas masyarakat. Banyak yang ingin menggunakan mobil namun tidak ingin memiliki atau membelinya.

"Jelas sekali, terjadi pergeseran antara owenership menjadi usership, semakin banyak masyarakat yang istilahnya ingin menggunakan kendaraan tapi tidak ingin memiliki. Kami melihatnya tren itu sekarang ke arah sana," ucap Hanry dalam diskusi virtual dengan media beberapa hari lalu.

Selain itu, yang tidak kalah menariknya lagi soal harga motor 2 tak yang harganya semakin mahal.

Penasaran seperti apa, berikut 5 artikel terpopuler di kanal otomotif pada Minggu 12 Juli 2020:

1. Pakai Mobil Toyota Tanpa Harus Beli, Bisa?

Kinto One Kinto One

Melihat adanya perubahan pola mobilitas masyarakat, PT Toyota Astra Motor (TAM) bersama PT Toyota Astra Financial Service (TAF) telah meluncurkan program Kinto One. Program tersebut menawarkan kemudahan untuk memakai mobil tanpa merepotkan segala kepengurusannya.

Henry Tanoto, Vice President PT TAM, mengatakan dewasa ini mulai terlihat adanya ada perubahan pola atau gaya dari mobilitas masyarakat. Banyak yang ingin menggunakan mobil namun tidak ingin memiliki atau membelinya.

"Jelas sekali, terjadi pergeseran antara owenership menjadi usership, semakin banyak masyarakat yang istilahnya ingin menggunakan kendaraan tapi tidak ingin memiliki. Kami melihatnya tren itu sekarang ke arah sana," ucap Hanry dalam diskusi virtual dengan media beberapa hari lalu.

Baca juga: Pakai Mobil Toyota Tanpa Harus Beli, Bisa?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X