Pasang Lampu Variasi pada Bus Bisa Picu Kebakaran

Kompas.com - 08/07/2020, 12:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comModifikasi pada bus yang saat ini sedang tren yaitu dengan memasang lampu variasi warna-warni. Lampu yang dipasang pun mulai dari LED berbagai warna, sampai lampu neon yang mengelilingi bodi bus.

Namun modifikasi kelistrikan seperti menambah lampu variasi juga harus diperhatikan keamanan dari pemasangannya. Kalau pemasangannya abal-abal, tentunya malah bisa merusak kendaraan tersebut, misalnya terbakar.

Senior Investigator Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Ahmad Wildan mengatakan, ada tiga hal yang menjadi penyebab dari kasus bus terbakar.

Baca juga: Cegah Tikus Masuk Ruang Mesin Mobil Pakai Bahan-bahan Sederhana

Ilustrasi bus terbakar Tribunnews/Wahyu Aji Ilustrasi bus terbakar

“Pertama, tidak dilakukannya analisa beban kelistrikan pada wiring diagram. Kemudian, instalasi kelistrikan dan kualitas material yang tidak memenuhi standar praktik industri,” kata Wildan dalam kuliah Telegram Indonesia Truckers Club belum lama ini.

Wildan mengatakan, ketiga hal tadi yang menyebabkan bad connection sebagai pemicu kebakaran di bus atau truk. Selain itu, modifikasi kelistrikan tadi merupakan persyaratan teknis dari suatu kendaraan.

“Para operator jangan main-main dengan persyaratan teknis kendaraan bermotor. Sekalipun hal tersebut tidak akan diperiksa saat pengujian, namun lakukan ini agar kendaraan anda selamat,” ucap Wildan.

Baca juga: Mobil Bekas Rp 150 Jutaan, Bisa Dapat Fortuner hingga Alphard

Wildan menambahkan, melakukan modifikasi yang menggunakan daya listrik tapi tidak memiliki analisa wiring diagram, berisiko terjadi short sirkuit yang berdampak pada tidak berfungsinya suatu alat atau bahkan kendaraan bisa terbakar.

Jadi lebih baik bus standar sesuai dengan buatan dari karoseri. Kalaupun ingin memodifikasi dengan memasang lampu variasi, bisa dibantu dipasang oleh karoseri atau oleh orang yang lebih ahli dalam urusan kelistrikan bus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.