Indonesia Kedatangan Platform Jual Beli Mobil Bekas Asal Singapura

Kompas.com - 02/07/2020, 08:42 WIB
Suasana pusat penjualan mobil bekas di Jakarta Pusat Kompas.com/Setyo AdiSuasana pusat penjualan mobil bekas di Jakarta Pusat

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah iCarAsia asal Malaysia dan Car bay dari India, kini pasar mobil bekas Indonesia kembali diincar platform jual beli online baru asal Singapura, Carro Automall..

Platform penjualan mobil bekas yang didirikan di Singapura sejak 2015 ini, resmi bekerja sama dengan Tokopedia dalam memasarkan produk secara daring.

Co-Founder Carro, Aditya Lesmana, mengatakan, pihaknya berusaha memudahkan konsumen dalam memenuhi kebutuhan kendaraan mobil bekas sehingga bisa melakukan pembelian dari rumah.

Baca juga: Menanti Geliat Pasar Mobil Bekas di Era New Normal

Walau penjualan menggunakan sistem online, Aditya menegaskan bahwa kendaraan yang dijual sudah layak karena sudah melalui berbagai tahap pengecekan.

cek mobilKompas.com/Fathan Radityasani cek mobil

“Setiap mobil yang kita jual sebelumnya sudah dilakukan 150 cek item. Jadi dapat kita pastikan bahwa mobil tersebut dijamin aman, nyaman dan berkualitas. Bukan bekas banjir, tabrakan, atau masalah lainnya,” ujar Adit dalam sesi virtual launch Carro Automall, Rabu (2/7/2020).

Aditya berharap konsumen tidak mendatangi gerai pertama mereka yang berlokasi di Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat selama pandemi. Namun, bagi calon pembeli yang masih belum yakin dengan kendaraan yang akan dibelinya dipersilahkan untuk datang langsung.

Baca juga: Disuntik Mati di Jepang, Napas Honda Civic di Indonesia Masih Panjang

“Calon pembeli juga bisa menjadwalkan test drive baik di rumah ataupun di showroom tergantung dari kenyamanan konsumen sendiri,” tambahnya.

Meski Carro Automall diluncurkan saat pandemi, Aditya optimis bahwa pasar otomotif di Indonesia ke depannya akan sangat bersinar bahkan lebih ramai melebihi jumlah pembeli sebelum pandemi.

“Jika dilihat pasar mobil dalam jangka pendek memang turun, tapi dua atau tiga bulan ke depan masyarakat akan kembali ramai untuk membeli mobil. Sebab, kalau berbicara volume 1000 dari orang Indonesia paling tidak hanya 50 orang yang memiliki kendaraan jadi masih luas sekali pasar otomotif di Indonesia,” ujarnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X