Kompas.com - 29/06/2020, 10:12 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengendarai sepeda motor sambil mendengarkan musik menggunakan headset, menjadi pemandangan yang lumrah di jalan raya.

Tak jarang, pengendara yang mendengarkan musik menggerakkan tangan, kepala bahkan kakinya mengikuti irama dari musik yang didengarkannya.

Perilaku ini tentunya cukup berbahaya mengingat seorang pengendara kendaraan roda dua harus berkonsentrasi penuh pada kondisi jalan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, pengendara sepeda motor tidak diperbolehkan sambil mendengarkan musik. Apalagi menggunakan headset yang menutup telinga.

Baca juga: Begini Aturan Pajak Progresif Kendaraan di Provinsi Jateng

“Kalau naik motor sambil mendengarkan musik tidak boleh, karena helmnya sendiri sudah menutup kuping. Sehingga, (kalau menggunakan headset) suara di luar hampir tidak terdengar,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Minggu (28/6/2020).

Ilustrasi mendengarkan musikMerlas Ilustrasi mendengarkan musik

Hal tersebut, kata Sony sangatlah berbahaya, mengingat kendaraan roda dua sangat mudah kehilangan keseimbangan.

“Motor mudah hilang keseimbangan dan mudah jatuh karena fokus pengemudi terbagi. Tentunya itu bahaya banget,” katanya.

Sony menambahkan, headset boleh dipasang di telinga tetapi hanya dalam kondisi tertentu saja dan tidak digunakan untuk mendengarkan musik sepanjang perjalanan.

Baca juga: Cegah Vapor Lock, Pentingnya Rutin Ganti Minyak Rem

Headset hanya untuk komunikasi antar rombongan saat-saat tertentu saja. Misalkan saat touring sambil jalan dengan kondisi lingkungan, kondisi terbatas dan pada kecepatan tertentu,” katanya.

Fungsi dari penggunaan headset saat touring adalah untuk memberitahukan atau menunjukkan arah pada rombongan, memberitahu mengenai adanya bahaya atau handicap, rute dan lainnya.

Ilustrasi kecelakaanautoaccident.com Ilustrasi kecelakaan

“Itu pun gaya mengendara ekstra defensive harus diterapkan,” katanya.

Untuk itu, Sony pun menyarankan bagi pengendara sepeda motor agar menghilangkan kebiasaan berkendara sambil mendengarkan musik menggunakan headset di telinga.

Baca juga: Catat, Ini Daerah yang Terapkan Pajak Progresif Kendaraan

Sebab, perilaku tersebut cukup berbahaya dan bisa mengganggu konsentrasi pengendara saat berada di jalan raya.

Bukan tidak mungkin, karena perilaku tersebut pengendara akan mengalami kecelakaan lantaran konsentrasi yang terganggu atau terbagi dengan alunan musik yang didengarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.