Nissan Mengakui Ada PHK di Indonesia

Kompas.com - 24/06/2020, 07:02 WIB
Cat anti noda Nissan semakin menjadi kenyataan. CarscoopsCat anti noda Nissan semakin menjadi kenyataan.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski tak menyebutkan jumlahnya, namun PT Nissan Motor Indonesia (NMI) telah menggakui ada pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan di Indonesia pasca-penutupan pabrik.

Isao Sekiguchi, Presiden Direktur PT NMI, mengatakan, Nissan memang melakukan perpisahan dengan karyawan, dan merupakan keputusan yang sangat berat untuk dilakukan, terlebih kondisi perusahaan ditambah dengan adanya Covid-19 yang ikut melanda.

"Namun demikian, kami tetap mendukung karyawan untuk mendapatkan pekerjaan lain, mulai dari manufaktur sampai jenis lainnya. Kami mencoba melakukan semampu kami untuk mendukung karyawan beserta keluarganya untuk pekerjaan lain," ucap Sekiguchi dalam sesi interview dengan Kompas.com beberapa hari lalu.

Baca juga: Begini Visual Toyota Corolla Cross, Calon Rival Honda HR-V

Lebih lanjut, Sekiguchi menjelaskan ada karyawan yang akhirnya tetap bersama dengan Nissan, namun ditempatkan di luar Indonesia. Untuk jumlahnya sendiri, Sekiguchi tak merincikan secara detail.

Ilustrasi Bengkel Nissan yang juga melayani produk DatsunNMI Ilustrasi Bengkel Nissan yang juga melayani produk Datsun

Sementara sisanya, ada juga yang mengambil kesempatan bergabung dengan Mitsubishi di Indonesia yang mana merupakan aliansinya. Sekiguchi menjelaskan bila NMI tetap mencoba melakukan yang terbaik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Memang kami tak bisa melakukan untuk semuanya, tapi kami sudah berusaha mendukung semampu kami. Situasi ini menjadi momen yang cukup berat bagi kami, namun itu adalah keputusan yang harus kami ambil mengingat adanya tantangan finansial sebagai perusahaan," ucap Sekiguchi.

Lebih lanjut Sekiguchi menjelaskan meski tak lagi melakukan aktivitas produksi, namun Nissan akan tetap menjalankan operasinya di Indonesia. Bahkan dalam waktu dekat, sudah ada beberapa model baru yang siap untuk diluncurkan.

Nissan Kicks e-Power resmi diluncurkan di ThailandNissan Global Nissan Kicks e-Power resmi diluncurkan di Thailand

Pada Agustus nanti, NMI akan membawa Kicks e-Power ke Indonesia, setelah itu dilanjutkan dengan dua model lainnya pada Oktober atau ketika gelaran GIIAS 2020 berlangsung. Dari kedua model tersebut, salah satunya adalah kendaraan elektrifikasi, yakni Nissan Leaf.

Tak hanya itu, Sekiguchi juga menegaskan bila Nissan akan tetap menjamin pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Mulai dari penjualan, perawatan kendaraan konsumen, sampai ketersediaan suku cadang.

"Poin pertama yang ingin saya sampaikan soal banyak pertanyaan atau anggapan bila Nissan akan keluar dari Indonesia, jadi saya tegas dengan jelas meski Nissan stop produksi, tapi kami tetap komitmen tak akan keluar dari Indonesia," ucap Sekiguchi.

Baca juga: Menanti Kehadiran Generasi Baru Nissan X-Trail ke Indonesia

Nissan X-Trail Rogue 2021https://www.autocar.co.uk/ Nissan X-Trail Rogue 2021

"Kami akan tetap komitmen memberikan pelayanan bagi lebih dari 300 ribu konsumen kami di Indonesia, baik dari sisi penjualan, purna jual, termasuk suku cadang. Jadi Nissan tidak akan keluar dari Indonesia," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.