Cara Sederhana Rawat Jok Motor, Pakai Lotion

Kompas.com - 23/06/2020, 17:11 WIB
Ketebalan busa jok motor Stanly/OtomaniaKetebalan busa jok motor
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Melakukan perawatan jok sepeda motor tidaklah rumit, namun harus ada beberapa hal yang diperhatikan. Pasalnya, bagian tersebut terbilang sensitif dengan beragam jenis cairan.

Pada umumnya, jok motor dilapisi dengan bahan kulit. Ada berbagai macam bahan kulit, tapi yang umum digunakan ada tiga, antara lain kulit sintetis, domba, dan kulit sapi.

Andry Herdiyana, pemilik bengkel modifikasi jok motor kustom, Relaxseat Modification, mengatakan, dari tiga jenis itu kulit sintetis yang paling rentan. Cuma bertahan kurang lebih empat tahun tergantung pemakaian.

Baca juga: Posisi Kaki yang Benar Saat Mengendarai Mobil Transmisi Matik

Pilihan jok motorKOMPAS.com/Ruly Pilihan jok motor

"Perawatan kulit sintetis sebetulnya cukup mudah pakai lotion saja. Lotionnya sudah banyak dijual di pasaran, tinggal oleskan tiap satu atau dua bulan sekali," kata Andry, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, lotion diperlukan karena kulit sintetis mudah kering. Saat bahan ini kering, maka permukaannya akan pecah. Penggunaan lotion dilakukan agar kulit tetap lembab dan lentur, sehingga tidak mudah retak atau pecah.

"Kulit sintetis butuh kelembaban agar polyurethan-nya di dalamnya tidak kering. Polyurethan itu sejenis karet yang biasa dipakai untuk dibuat menjadi bahan kulit sintetis," kata Andry.

Deretan jok motor bergaya retro yang dipajang dan dijual di toko aksesori Mr Classic yang beralamat di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (26/2/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Deretan jok motor bergaya retro yang dipajang dan dijual di toko aksesori Mr Classic yang beralamat di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (26/2/2018).

Begitu juga dengan kulit asli, yakni kulit sapi dan domba. Namun perlu dicatat bahwa penggunaan jenis pelembapnya tidak bisa sembarangan.

"Paling bagus itu mink oil sejenis lemak, yang dibuat dari bahan hewani juga," lanjut dia.

Adapun rata-rata masa pemakaian kulit tersebut, sapi bisa di atas 8-15 tahun sementara domba atau kambing antara 6 sampai 7 tahun.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X