Lin Jarvis Sebut Lorenzo Punya Misi Tersembunyi Musim Ini

Kompas.com - 23/06/2020, 07:02 WIB
Jorge Lorenzo saat pertama kali kembali mengendarai Yamaha M1 di Sepang, Malaysia. Instagram @jorgelorenzo99Jorge Lorenzo saat pertama kali kembali mengendarai Yamaha M1 di Sepang, Malaysia.


JEREZ, KOMPAS.com - Rencana Jorge Lorenzo turun balap sebagai wildcard pupus karena pandemi Covid-19. Sebab selain jadwal berantakan, muncul aturan baru bahwa musim ini tidak ada wildcard.

Menariknya, Direktur Pelaksana Yamaha Racing Lin Jarvis, mengatakan, selain batal membalap keputusan ini membuat Lorenzo terhambat untuk mengatahui apakah dirinya masih cukup cepat atau tidak.

Selain jadi pebalap tes, Jarvis mengatakan, ada kesan bahwa Lorenzo ingin memanfaatkan wildcard untuk mengukur kemampuannya apakah dia masih layak untuk kembali balapan penuh di kelas premier.

Baca juga: Syarat Jika Lorenzo Ingin Balik ke MotoGP

Jorge Lorenzo diperkenalkan secara resmi sebagai test rider Yamaha Jorge Lorenzo diperkenalkan secara resmi sebagai test rider Yamaha

"Jorge ingin melakukan tes dan balapan tahun ini. Tetapi saya pikir dia memiliki motif tersembunyi. Dia juga ingin mengetahui apakah dia masih cukup tertarik untuk kembali ke balap," kata Jarvis kepada Speedweek.com dikutip Selasa (23/4/2020).

Jika benar yang dikatakan Jarvis, maka Lorenzo bakal kecewa tahun ini. Apalagi dengan jadwal MotoGP yang cuma sedikit tahun ini, kemampuannya sebagai pebalap tes Yamaha sangat dinilai tim.

"Saya pikir dia memiliki minat yang sangat kuat untuk mencari tahu apakah dia masih akan cukup cepat, nyaman dan kompetitif dan jika dia bisa mendapatkan kembali kepercayaan lamanya dengan Yamaha," katanya.

Baca juga: Tanggapan Ducati Soal Kontrak Dovi dan Rumor ke KTM

Jorge Lorenzo saat masih bersama Ducati. (Photo by LLUIS GENE / AFP)LLUIS GENE Jorge Lorenzo saat masih bersama Ducati. (Photo by LLUIS GENE / AFP)

Meski demikian Jarvis menegaskan, jikapun Lorenzo punya rencana balik maka skuad Yamaha baik tim pabrikan dan stalit sudah penuh. Pabrikan akan diisi duet Maverick Vinales dan Fabio Quartararo.

"Ketika Rossi memutuskan menandatangani kontrak dengan Petronas SIC, dan saya berharap Franco Morbidelli akan melanjutkan dengan tim SIC, maka Yamaha mungkin tidak akan memiliki tempat untuk Jorge," kata Jarvis .

"Dia harus bicara dengan pesaing jika dia ingin balapan satu musim penuh. Ada Ducati yang belum menyelesaikan line-up pebalap mereka. Sejauh ini mereka baru punya satu pebalap (Jack Miller)," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Crash
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X