Penerapan Ganjil Genap Motor Mobil di DKI Jakarta, Masih Tunggu Anies

Kompas.com - 14/06/2020, 09:37 WIB
Pemberlakuan perluasan pembatasan kendaraan dengan sistem pelat nomor  ganjil genap resmi diterapkan Senin (9/9/2019). KOMPAS.com/GilangPemberlakuan perluasan pembatasan kendaraan dengan sistem pelat nomor ganjil genap resmi diterapkan Senin (9/9/2019).
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Pemprov DKI Jakarta berencana kembali menerapkan aturan ganjil genap (gage) di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi ini.

Nantinya, aturan ini tidak hanya berlaku bagi kendaraan roda empat tetapi juga untuk kendaraan roda dua.

Hanya saja, sampai saat ini aturan tersebut belum dipastikan kapan akan mulai berlaku. Sejumlah tahapan dan evaluasi sudah dilakukan untuk memastikan penerapan aturan pembatasan kendaraan itu.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan kapan aturan itu akan mulai diterapkan.

Baca juga: Ingat, Bikin SIM Gratis Kuotanya Terbatas

“Belum, belum diterapkan kembali baik yang untuk kendaraan roda empat maupun roda dua belum diberlakukan. Belum tahu (kapan),” kata Sambodo saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (13/6/2020).

Ilustrasi tilang pada pelanggar lalu lintas pengguna mobil di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara yang, Selasa (10/9/2019)KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARI Ilustrasi tilang pada pelanggar lalu lintas pengguna mobil di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara yang, Selasa (10/9/2019)

Dirlantas menambahkan, terkait dengan aturan pembatasan jumlah kendaraan tersebut pihaknya masih menunggu dasar untuk penerapan aturan tersebut.

“Kami masih menunggu keputusan dari Gubernur DKI Jakarta,” ucapnya.

Termasuk juga untuk penerapan aturan ganjil genap bagi kendaraan roda dua, menurutnya juga perlu ada yang harus dipastikan aturannya.

Mulai dari lokasi mana saja yang akan menerapkan aturan ganjil genap, jam berlakunya aturan tersebut, dan juga sejumlah teknis yang lainnya.

Sambodo juga tidak menampik, jika setelah adanya pelonggaran PSBB transisi terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang cukup signifikan.

Baca juga: Ini Syarat Bikin SIM Gratis Saat HUT Ke-74 Bhayangkara

“Kita lihat, volume (lalu lintas) sejauh ini sudah ada peningkatan yang cukup signifikan, tetapi untuk penerapannya ganjil genap masih menunggu keputusan dari Gubernur,” katanya.

Uji Coba Perluasan Ganjil GenapKOMPAS.com/Gilang Uji Coba Perluasan Ganjil Genap

Sebagaimana Peraturan Gubernur Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif, yang sudah diteken oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca juga: Catat, Ini Syarat Perpanjangan SIM di Layanan Drive Thru

Dalam pasal 18 disebutkan "Pemberlakuan kawasan pengendalian lalu lintas dengan sistem ganjil genap sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dengan Keputusan Gubernur. Dinas Perhubungan menetapkan pedoman teknis mengenai ruas jalan yang memberlakukan sistem ganjil genap,"



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X