Arus Balik Lebaran 2020, 45.000 Kendaraan Dipaksa Putar Balik

Kompas.com - 02/06/2020, 07:32 WIB
Petugas melakukan penyekatan di pos Rindu Alam, Kabupaten Bogor, Senin (1/6/2020). Penyekatan di lokasi yang berbatasan dengan wilayah Cianjur ini untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 melalui aktivitas mudik masyarakat. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPetugas melakukan penyekatan di pos Rindu Alam, Kabupaten Bogor, Senin (1/6/2020). Penyekatan di lokasi yang berbatasan dengan wilayah Cianjur ini untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 melalui aktivitas mudik masyarakat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono menyatakan bahwa jumlah volume kendaraan bermotor selama arus balik Lebaran 2020 mengalami penurunan hingga 70 persen dibanding tahun lalu.

"Secara keseluruhan, arus balik hingga H+7 Idul Fitri 1441 H mencapai 45.000 kendaraan yang dihalau oleh petugas. Bila disimpulkan, turun sampai 70 persen dengan data tahun lalu," jelasnya di siaran pers, Senin (1/6/2020).

Data tersebut merupakan akumulasi dari sejumlah titik penyekatan Operasi Ketupat 2020 yang dilaksanakan oleh tujuh Polda secara serentak, yaitu dari Jawa Timur hingga Lampung.

Baca juga: Tak Memiliki SIKM, Polisi Pukul Mundur 37.585 Kendaraan Selama Arus Balik

Suasana lalu lintas di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Senin (1/6/2020). Petugas melakukan penyekatan di pos Rindu Alam yang berbatasan dengan wilayah Cianjur  untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 melalui aktivitas mudik masyarakat.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Suasana lalu lintas di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Senin (1/6/2020). Petugas melakukan penyekatan di pos Rindu Alam yang berbatasan dengan wilayah Cianjur untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 melalui aktivitas mudik masyarakat.

"‎Semuanya terkelola dengan bagus, termonitor dengan bagus. Menurut Jasa Marga sampai H+7 arus balik dari arah Jatim, Jabar dan Jakarta terus berkurang drastis di bandingkan tahun lalu," ujar Istiono.

"Tidak ada penumpukan di pos-pos penyekatan. Arus kendaraan cukup landai, didominasi (kepadatan) kendaraan logistik yang punya izin," lanjutnya.

Pada kesempatan sama, Istiono juga melakukan peninjauan secara langsung pelaksanaan pengamanan arus balik di tiga lokasi di Banten, yaitu Gerbang Tol Cikupa, Pos Pemeriksaan Ciwandan, dan Pos Mercusuar Anyer.

Dalam kegiatan ini, ia didampingi Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar.

Adapun pengawasan kendaraan yang masuk ke wilayah Jabodetabek pasca Lebaran 2020, dijadwalkan berlangsung hingga 7 Juni 2020. Pelaksanaan ini diperpanjang dari sebelumnya, yang hanya sampai 31 Mei 2020.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X