Hingga H+6, Lebih dari 422.000 Kendaraan Kembali ke Jakarta

Kompas.com - 02/06/2020, 07:02 WIB
bPetugas melakukan pemeriksaan di check point penyekatan pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek Km 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan pemerintah mulai 24 April 2020 pukul 00.00 WIB untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMObPetugas melakukan pemeriksaan di check point penyekatan pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek Km 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan pemerintah mulai 24 April 2020 pukul 00.00 WIB untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak hari kedua (H-2) hingga hari keenam (H+6) usai Lebaran (25-31/5/2020), PT Jasa Marga (Persero) Tbk, mencatat total 422.724 kendaraan yang bergerak menuju Jakarta dari arah Timur, Selatan, dan Barat.

"Volume lalu lintas menuju Jakarta ini diklaim turun hingga 69,32 persen dibandingkan lalu lintas pada periode yang sama pada Lebaran 2019 lalu," ujar Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru, dalam keterangan resminya, Senin (1/6/2020).

Untuk pembagian distribusinya, dari arah Timur yang berasal dari Gerbang Tol Cikampek Utama 2 jumlahnya mencapai 87.971 kendaraan yang menuju Jakarta. Jumlah ini turun 83,29 persen dari Lebaran 2019.

Baca juga: Tak Memiliki SIKM, Polisi Pukul Mundur 37.585 Kendaraan Selama Arus Balik

Sementara dari Gerbang Kalihurip Utama 2, jumlah kendaraan yang ke arah Jakarta mencapai 60.951 unit, turun 81,01 persen dari tahun lalu. Bila diakumulasi, total kendaraan dari arah Timur menuju Jakarta turun 82,43 persen dibandingkan Lebaran 2019.

bSuasana sepi saat Lebaran pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek km 42, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (24/5/2020). Pemerintah memberlakukan larangan mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO bSuasana sepi saat Lebaran pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek km 42, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (24/5/2020). Pemerintah memberlakukan larangan mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek.

Untuk arah Barat, atau dari Gerbang Tol Cikupa yang menuju Ibu Kota dari Tol Jakarta-Merak mencapai 136.438 kendaraan. Jumlah tersebut diklaim turun 56.78 persen dari Lebaran tahun lalu.

Dari Selatan, atau Gerbang Tol Ciawi yang terpantau mengarah ke Jakarta berjumlah 134.364 kendaraan, turun 35,37 persen dari tahun lalu.

Sebelumnya, Kepala Bagian Operasi Korlantas Polri Brigadir Jenderal Benyamin mengatakan, sebanyak 37.585 unit kendaraan berhasil diputar balik ke titik awal.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Jalan Tol Cikampek Akan Diberlakukan Buka-Tutup

Jumlah tersebut merupakan total selama pelaksanaan Operasi Ketupat yang dilakukan pada 25-30 Mei 2020 atau selama pengawalan aturan larangan mudik Lebaran di tengah pandemi corona ( Covid-19).

Petugas melakukan penyekatan di pos Rindu Alam, Kabupaten Bogor, Senin (1/6/2020). Penyekatan di lokasi yang berbatasan dengan wilayah Cianjur ini untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 melalui aktivitas mudik masyarakat.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Petugas melakukan penyekatan di pos Rindu Alam, Kabupaten Bogor, Senin (1/6/2020). Penyekatan di lokasi yang berbatasan dengan wilayah Cianjur ini untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 melalui aktivitas mudik masyarakat.

"Hingga H+6 Lebaran atau Sabtu kemarin, 37.585 kendaraan telah diputar balikkan pada arus balik, sesuai dengan imbauan pemerintah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19)," ucap Benyamin dalam keterangannya, Minggu (31/5/2020).

Rinciannya terdiri dari 2.547 kendaraan yang diputar balik ke area hukum Polda Metro Jaya, 973 kendaraan di wilayah Banten, 1.344 di Jawa Barat, dan 1.319 kendaraan di wilayah hukum Kepolisian Daerah Jawa Tengah.

Enam kendaraan juga diputar balik di wilayah hukum Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, 359 kendaraan di wilayah Jawa Timur, dan 19 lainnya di area hukum Kepolisian Daerah Lampung.

Baca juga: Kenapa Dilarang Pakai Baju Warna Biru Saat Foto untuk SIM?

bPolisi menghalau mobil bus yang membawa penumpang di jalan tol Jakarta-Cikampek untuk keluar ke Gerbang tol Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan 24 April 2020 pukul 00.00 WIB. Polda Metro Jaya melarang kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang keluar dari wilayah Jabodetabek. Pemeriksaan dan penyekatan kendaraan tersebut akan dilakukan di 18 titik pos pengamanan terpadu dan pos-pos check point di jalur tikus dan perbatasan.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG bPolisi menghalau mobil bus yang membawa penumpang di jalan tol Jakarta-Cikampek untuk keluar ke Gerbang tol Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan 24 April 2020 pukul 00.00 WIB. Polda Metro Jaya melarang kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang keluar dari wilayah Jabodetabek. Pemeriksaan dan penyekatan kendaraan tersebut akan dilakukan di 18 titik pos pengamanan terpadu dan pos-pos check point di jalur tikus dan perbatasan.

"Maka, total kendaraan yang sudah diputar balik ialah 116.040 kendaraan. Arus mudik kemarin totalnya 78.455 kendaraan yang diputar balik," ujar Benyamin.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X