Pemudik yang Bawa Kendaraan ke Jatim Wajib Sertakan Surat Tugas

Kompas.com - 22/05/2020, 12:21 WIB
Polres Ngawi melakukan penyekatan kendaraan yang nekat mudik di  pintu exit sit tol. Puluhan kendaraan dipaksa putar balik menuju kota asal mereka ketika hendak keluar dari pintu exit tol Ngawi. KOMPAS.COM/SUKOCOPolres Ngawi melakukan penyekatan kendaraan yang nekat mudik di pintu exit sit tol. Puluhan kendaraan dipaksa putar balik menuju kota asal mereka ketika hendak keluar dari pintu exit tol Ngawi.
Penulis Ari Purnomo
|

SURABAYA, KOMPAS.com - Menjelang Lebaran volume kendaraan di wilayah Jawa Timur ( Jatim) mengalami peningkatan, terutama kendaraan pribadi.

Para pengendara tersebut diperbolehkan melintas di wilayah Jatim dengan bermodalkan surat keterangan kesehatan dan juga surat tugas dari atasannya.

Wadirlantas Polda Jatim, AKBP Pranatal Hutajulu menyampaikan, sejak diperbolehkannya melintas dengan membawa surat keterangan tugas jumlah kendaraan yang masuk ke Jatim pun juga meningkat.

Baca juga: Bebas Denda Pajak Kendaraan di Jatim Berlaku hingga Akhir Mei 2020

“Sejak adanya aturan tersebut yang boleh bepergian dengan membawa surat tugas terjadi peningkatan volume kendaraan, tapi kami belum menghitungnya,” kata Pranatal saat dihubungi Kompas.com, Kamis (21/5/2020).

Polisi melakukan himbauan kepada penumpang yang melewati jalan tol Jakarta-Cikampek di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan 24 April 2020 pukul 00.00 WIB. Polda Metro Jaya melarang kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang keluar dari wilayah Jabodetabek. Pemeriksaan dan penyekatan kendaraan tersebut akan dilakukan di 18 titik pos pengamanan terpadu dan pos-pos check point di jalur tikus dan perbatasan.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Polisi melakukan himbauan kepada penumpang yang melewati jalan tol Jakarta-Cikampek di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan 24 April 2020 pukul 00.00 WIB. Polda Metro Jaya melarang kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang keluar dari wilayah Jabodetabek. Pemeriksaan dan penyekatan kendaraan tersebut akan dilakukan di 18 titik pos pengamanan terpadu dan pos-pos check point di jalur tikus dan perbatasan.

Surat tugas yang dimaksud adalah keterangan sehat dan juga surat tugas dari atasan yang menerangkan mengenai tujuan perjalanan tersebut.

“Selain dokumen yang harus dibawa, kami juga melakukan pemeriksaan penggunaan masker, penerapan physical distancing, kalau sudah memenuhi semuanya ya dipersilakan lewat,” ucapnya.

Wadirlantas menambahkan, jajarannya pun tidak bisa melakukan pemeriksaan lebih detail mengenai keaslian surat yang dibawa tersebut. Selama ini dilakukan hanyalah melakukan pemeriksaan mengenai dokumen yang dibawa.

Baca juga: Pengendara yang Mudik ke Jatim Modal Hasil Rapid Test Belum Tentu Lolos

Selain itu, jika semuanya sudah memenuhi persyaratan yang ada maka petugas pun tidak bisa melarang pengendara untuk melanjutkan perjalanan.

“Kalau sudah menunjukkan surat tugas ya kami tidak bisa memastikan itu pemudik atau bukan, susah. Mereka sudah menunjukkan berarti mereka perjalanan dalam tugas,” tuturnya.

Sementara itu, untuk penyekatan kendaraan yang akan masuk maupun keluar wilayah Jatim semakin diperketat menjelang Lebaran ini.

Polisi menghalau mobil bus yang membawa penumpang di jalan tol Jakarta-Cikampek untuk keluar ke Gerbang tol Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan 24 April 2020 pukul 00.00 WIB. Polda Metro Jaya melarang kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang keluar dari wilayah Jabodetabek. Pemeriksaan dan penyekatan kendaraan tersebut akan dilakukan di 18 titik pos pengamanan terpadu dan pos-pos check point di jalur tikus dan perbatasan.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Polisi menghalau mobil bus yang membawa penumpang di jalan tol Jakarta-Cikampek untuk keluar ke Gerbang tol Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan 24 April 2020 pukul 00.00 WIB. Polda Metro Jaya melarang kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang keluar dari wilayah Jabodetabek. Pemeriksaan dan penyekatan kendaraan tersebut akan dilakukan di 18 titik pos pengamanan terpadu dan pos-pos check point di jalur tikus dan perbatasan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X