Jelang New Normal, Latih Kebiasaan Ini Setelah Berkendara

Kompas.com - 20/05/2020, 16:09 WIB
Ilustrasi berkendara. ThinkstockIlustrasi berkendara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) sudah berkali-kali diperpanjang dan akan segera dihentikan. Meski demikian, kabarnya, Indonesia sebentar lagi akan memasuki fase baru yang disebut " new normal".

New normal adalah pola hidup baru yang ditandai dengan penyesuaian perilaku di tengah pandemi Covid-19 dengan cara menjalankan protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian.

Baca juga: Bagaimana Aturan Berkendara Saat Penerapan New Normal Dimulai?

Protokol kesehatan tersebut antara lain selalu menjaga kebersihan tangan dengan cara mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, menggunakan masker saat keluar rumah, physical distancing atau menjaga jarak dengan orang lain minimal satu meter.

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan disinfektan di Rumah Susun Benhill 2, Tanah Abang di Jakarta Pusat, Sabtu (4/4/2020). Penyemprotan disinfektan dalam rangka mitigasi pencegahan virus corona (COVID-19).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan disinfektan di Rumah Susun Benhill 2, Tanah Abang di Jakarta Pusat, Sabtu (4/4/2020). Penyemprotan disinfektan dalam rangka mitigasi pencegahan virus corona (COVID-19).

Meskipun sudah menggunakan masker atau pun sarung tangan, bukan berarti bisa begitu saja melupakan potensi penyebaran virus mematikan tersebut.

dr. Sumartono Karjo, dokter umum yang praktik di Solo, Jawa Tengah, mengatakan, menjaga kebersihan terutama pada tangan merupakan hal wajib yang tidak boleh dilupakan.

“Sebetulnya cuma menjaga jarak dari orang lain, sahabat sekalipun, tetap menjaga kebersihan tangan dan benda yang sering dipegang,” katanya, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Saat Penerapan New Normal, Kota Bogor Tak Akan Longgarkan Aturan PSBB

Mantan Direktur RSUD Ngipang, Solo, itu menyarankan, agar setelah melakukan aktivitas di luar rumah agar langsung mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh benda lain.

“Sesampai di rumah selalu berpikir seolah tubuh kita ini penuh virus, jadi baju, sepatu dan lainnya ditaruh di tempat yang aman. Setelah itu mandi pakai baju yang bersih baru memulai kegiatan,” ujar Sumartono.

Selain itu, Sumartono juga menyarankan, agar menyemprotkan disinfektan ke benda-benda yang sering dipegang atau digunakan.

Bahkan, pada sarung tangan atau sepatu yang dipakai untuk beraktivitas. Menurutnya, dengan tetap menjaga kebersihan benda-benda tersebut maka bisa mencegah dari penyebaran virus corona.

Wastafel untuk para penghuni Rukita mencuci tangan secara rutin Dok. Rukita Wastafel untuk para penghuni Rukita mencuci tangan secara rutin

“Menyemprotkan disinfektan ke benda mati bagus, termasuk pada sarung tangan dan sepatu. Saya saya kalau baru menerima uang saya semprot menggunakan disinfektan dan biarkan selama 5-10 menit baru saya masukkan,” kata Sumartono.

Salah satu dokter yang bertugas di Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Surakarta, Arina Hidayati juga menyarankan, agar baju yang baru saja dipakai untuk berkendara atau beraktivitas di luar rumah jangan digantung.

“Jangan menggantung baju yang telah dipakai, lebih baik langsung dicuci. Jangan pegang benda apapun, jangan bersandar dan langsung ganti baju, cuci tangan, kaki dan muka kalau perlu mandi,” ujar Arina.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X