Pameran Otomotif Belum Bisa Dilakukan Secara Digital

Kompas.com - 13/05/2020, 18:36 WIB
Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemanfaatan komunikasi jarak jauh berbasis daring (online) melalui media digital atau virtual tengah mengalami peningkatan di masa pandemi virus corona ini.

Pasalnya, cara tersebut bisa jadi alternatif bagi berbagai kebutuhan, tak terkecuali dalam memperkenalkan produk kendaraan baru. Hingga saat ini bahkan sudah lebih dari empat produsen otomotif yang melakukannya.

Lantas, apakah cara yang sama bisa diberlakukan untuk penyelenggaraan pameran otomotif? Mengingat, berbagai pameran tahun ini terancam tidak bisa terlaksana sesuai jadwal.

Baca juga: Jika Jadwal GIIAS 2020 Diundur Lagi, Pameran Batal

Launching Toyota Agya Facelift lewat live streaming Youtube Toyota IndonesiaIstimewa Launching Toyota Agya Facelift lewat live streaming Youtube Toyota Indonesia

Sekertaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara, menyatakan bahwa hal tersebut bisa saja dilakukan. Tapi, butuh penyesuaian yang tidak sebentar.

"Banyak hal-hal dalam pameran dan proses pembelian kendaraan yang tidak bisa digantikan secara online. Sangat berbeda sekali rasanya, ketika menyentuh suatu produk dengan hanya melihatnya saja," kata dia dalam diskusi virtual, belum lama ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Terlebih, kendaraan bermotor ialah barang yang bersifat tersier dan tidak murah. Banyak investasi yang dikeluarkan di sana, sehingga butuh keyakinan yang besar sebelum melakukan transaksi," lanjut Kukuh.

Kemudian, kecenderungan masyarakat Indonesia untuk melakukan uji performa kendaraan secara langsung atau test drive juga belum bisa tergantikan.

Baca juga: Perkiraan Penyesuaian Pelaksanaan GIIAS 2020

Karena virus corona, prosesi launching MG ZS disiarkan secara langsung melalui YoutubeYoutube MG Motor Indonesia Karena virus corona, prosesi launching MG ZS disiarkan secara langsung melalui Youtube

"Berdasarkan hasil kajian kita, hampir 80 persen orang yang melakukan test drive pada akhirnya membeli kendaraan tersebut. Jadi hal itu amat diperlukan, dan ini belum bisa didapat selain di pameran offline," ujar Presiden Direktur Seven Event, Romi.

Di satu sisi, pada pameran otomotif juga banyak hiburan yang bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari virtual reality (VR), permainan berbasis edukasi kendaraan masa depan, dan lain sebagainya.

"Jadi masih sulit, kita masih membutuhkan offline. Penyesuaiannya itu panjang," ungkap Kukuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.