Jika Jadwal GIIAS 2020 Diundur Lagi, Pameran Batal

Kompas.com - 12/05/2020, 07:02 WIB
Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Organisator pameran otomotif nasional Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), Sevent Event, memastikan tidak akan melakukan penyesuaian jadwal kembali.

Sebab, penyelenggaraan GIIAS 2020 yang mundur menjadi September dan Oktober sudah mepet dengan kalender tahunan. Di samping itu, menunda pameran lebih dari satu kali juga disebut bakal merugikan banyak pihak.

"Kami hanya bisa merevisi satu kali, dan sudah dilakukan sekarang. Kalau pun kami mundur lagi (jadwal pameran GIIAS 2020), waktunya sudah sangat mepet dengan akhir tahun," kata Presiden Direktur Sevent Event, Romi di diskusi virtual Ngovi, Senin (11/5/2020).

Baca juga: Ini Alasan GIIAS 2020 Tetap Digelar

Suasana pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019 di Indonesia Convention Exebition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (25/7/2019). GIIAS 2019 yang akan berlangsung 18 - 28 juli 2019 diikuti 20 merek kendaraan penumpang, 10 merek kendaraan komersil dan koroseri dan 12 merek sepeda motor.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Suasana pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019 di Indonesia Convention Exebition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (25/7/2019). GIIAS 2019 yang akan berlangsung 18 - 28 juli 2019 diikuti 20 merek kendaraan penumpang, 10 merek kendaraan komersil dan koroseri dan 12 merek sepeda motor.

Lagipula, lanjut Romi, membuat keputusan untuk melakukan penyesuaian jadwal pameran berskala internasional seperti GIIAS tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat.

Banyak pertimbangan yang harus dipikirkan, dari pemilik venue atau tempat perhelatan, peserta, stakeholder terkait, hingga calon pengunjung dan pecinta otomotif dalam negeri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami tidak mau mengecewakan tenant dan pihak yang bersangkutan. Biasanya, mereka itu mempersiapkan diri untuk GIIAS minimal 3 bulan sebelumnya. Jadi butuh persiapan panjang," kata Romi.

"Itu salah satu alasan kami juga bahwa pameran masih Agustus, tapi kita sudah umumkan untuk melakukan penyesuaian jadwal di Mei kemarin," lanjutnya.

Baca juga: Bakal Digelar Oktober, Honda Belum Pasti Ikut GIIAS 2020

Suasana GIIAS 2019KOMPAS.com/Ruly Suasana GIIAS 2019

Oleh karena itu, jika GIIAS 2020 tidak bisa diselenggarakan pada waktu yang sudah ditentukan, tak menutup kemungkinan penyelenggara akan meniadakan pameran tahun ini.

"Tapi kita juga masih membuka segala opsi yang ada kalau sampai November belum bisa jalan (pandemi masih menghantui Indonesia). Lebih jauh, tentu akan dikoordinasikan kembali dengan Gaikindo dan peserta," ucap Romi.

Untuk diketahui, GIIAS 2020 bakal diselenggarakan dua kali, yaitu di Surabaya pada 2-6 September 2020 dan BSD City pada 22 Oktober - 1 November 2020.

"Kami harap pasar mulai pulih pada Juni mendatang, sehingga Agustus dan September kembali normal. Adanya pameran otomotif bisa jadi stimulus baik bagi pasar, sekaligus angin segar guna menumbuhkan optimisme di tengah pandemi virus corona," kata Sekertaris Jenderal Gaikindo, Kukuh Kumara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.