Kompas.com - 12/05/2020, 16:21 WIB
Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyelenggaraan pameran otomotif nasional Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) tahun ini bakal sedikit berbeda.

Pasalnya, Seven Event selaku organisator perhelatan akan melakukan beberapa penyesuaian, seiring dengan protokol pencegahan penyebaran wabah virus corona alias Covid-19.

"Kami sudah mendapat file dari UFI (Union des Foires Internationales) yang berisi tentang cara penyelenggaraan pameran secara global di situasi seperti ini, tinggal kita sesuaikan dengan kondisi Indonesia," kata Presiden Direktur Seven Event, Romi dalam diskusi virtual Ngovi, Senin (11/5/2020).

Baca juga: Ini Alasan GIIAS 2020 Tetap Digelar

Suasana pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019 di Indonesia Convention Exebition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (25/7/2019). GIIAS 2019 yang akan berlangsung 18 - 28 juli 2019 diikuti 20 merek kendaraan penumpang, 10 merek kendaraan komersil dan koroseri dan 12 merek sepeda motor.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Suasana pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019 di Indonesia Convention Exebition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (25/7/2019). GIIAS 2019 yang akan berlangsung 18 - 28 juli 2019 diikuti 20 merek kendaraan penumpang, 10 merek kendaraan komersil dan koroseri dan 12 merek sepeda motor.

Meski penyesuaiannya masih dalam tahap kajian, Romi memaparkan gambaran luas dari protokol atau anjuran pameran tersebut. Secara umum, tujuannya untuk meminimalisir kerumunan saat berlangsungnya acara.

"Kita bisa lihat secara jelas tempat-tempat mana saja yang jadi kerumunan. Pertama itu di counter tiket, ini bisa kita sarankan pengunjung untuk beli secara online. Mungkin akan diadakan diskon supaya menarik minat. Kalau tidak bisa juga, kita tambah counternya," kata Romi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kedua, di pintu masuk. Kita akan coba membuka beberapa akses untuk mengurangi kerumunan dan antrean. Mungkin pada satu titik bisa ada 4-6 pintu," lanjutnya.

Kemudian, semua pengunjung diwajibkan mengenakan masker dengan suhu tubuh yang tidak berada di batas atas (38 derajat ke atas).

Baca juga: Jika Jadwal GIIAS 2020 Diundur Lagi, Pameran Batal

Suasana GIIAS 2019KOMPAS.com/Ruly Suasana GIIAS 2019

Pada kasus tertentu, Romi juga menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pengaturan jumlah orang dalam pameran.

"Kalau memang ada anjuran dari pemerintah terkait batasan jumlah orang, kita akan batasi. Misalnya hanya 10.000 pengunjung, pasti kita lakukan," kata dia.

"Perlu diketahui juga, pameran ini sudah mendapatkan izin. Kalau izinnya belum keluar, kami tidak berani untuk melaksanakannya. Tentu, dalam pelaksanaannya, akan mengikuti aturan yang ada," ucap Romi lagi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X