Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perkiraan Penyesuaian Pelaksanaan GIIAS 2020

Kompas.com - 12/05/2020, 16:21 WIB
Ruly Kurniawan,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyelenggaraan pameran otomotif nasional Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) tahun ini bakal sedikit berbeda.

Pasalnya, Seven Event selaku organisator perhelatan akan melakukan beberapa penyesuaian, seiring dengan protokol pencegahan penyebaran wabah virus corona alias Covid-19.

"Kami sudah mendapat file dari UFI (Union des Foires Internationales) yang berisi tentang cara penyelenggaraan pameran secara global di situasi seperti ini, tinggal kita sesuaikan dengan kondisi Indonesia," kata Presiden Direktur Seven Event, Romi dalam diskusi virtual Ngovi, Senin (11/5/2020).

Baca juga: Ini Alasan GIIAS 2020 Tetap Digelar

Meski penyesuaiannya masih dalam tahap kajian, Romi memaparkan gambaran luas dari protokol atau anjuran pameran tersebut. Secara umum, tujuannya untuk meminimalisir kerumunan saat berlangsungnya acara.

"Kita bisa lihat secara jelas tempat-tempat mana saja yang jadi kerumunan. Pertama itu di counter tiket, ini bisa kita sarankan pengunjung untuk beli secara online. Mungkin akan diadakan diskon supaya menarik minat. Kalau tidak bisa juga, kita tambah counternya," kata Romi.

"Kedua, di pintu masuk. Kita akan coba membuka beberapa akses untuk mengurangi kerumunan dan antrean. Mungkin pada satu titik bisa ada 4-6 pintu," lanjutnya.

Kemudian, semua pengunjung diwajibkan mengenakan masker dengan suhu tubuh yang tidak berada di batas atas (38 derajat ke atas).

Baca juga: Jika Jadwal GIIAS 2020 Diundur Lagi, Pameran Batal

Pada kasus tertentu, Romi juga menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pengaturan jumlah orang dalam pameran.

"Kalau memang ada anjuran dari pemerintah terkait batasan jumlah orang, kita akan batasi. Misalnya hanya 10.000 pengunjung, pasti kita lakukan," kata dia.

"Perlu diketahui juga, pameran ini sudah mendapatkan izin. Kalau izinnya belum keluar, kami tidak berani untuk melaksanakannya. Tentu, dalam pelaksanaannya, akan mengikuti aturan yang ada," ucap Romi lagi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau