Toyota Sebut Penjualan Mobil di April 2020 Turun Drastis

Kompas.com - 13/05/2020, 13:54 WIB
Toyota Avanza Veloz di GIIAS 2019 Toyota Avanza Veloz di GIIAS 2019
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Toyota Indonesia menyebut bahwa penjualan mobil pada April 2020 mengalami penurunan drastis imbas pandemi virus corona alias Covid-19.

Menurut catatan perseroan, pada awal kuartal II/2020 hanya ada 8.433 unit mobil yang terjual dari pabrik. Padahal, periode sama tahun lalu angkanya mencapai 26.000-an unit.

"Pada April memang mulai terasa penurunan penjualannya karena imbas Covid-19. Pada hal ini, penurunan ekonomi juga berkontribusi, yang mengakibatkan pengetatan perusahaan pembiayaan. Kemudian, ada PSBB," kata Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy dalam diskusi virtual, Selasa (12/5/2020).

Baca juga: Toyota Indonesia Bicara Soal Kemunculan Yaris Cross

Suasana balai lelang mobil bekas Bidwin. Tercatat pertumbuhan penjualan mobil bekas melalui lelang selama 2018Bidwin Suasana balai lelang mobil bekas Bidwin. Tercatat pertumbuhan penjualan mobil bekas melalui lelang selama 2018

"Bila melihat bulan lalu, penjualan bisa mencapai 17.787 unit. Jadi penurunan secara bulanan bisa dikatakan setengahnya," lanjut dia.

Secara rinci, Anton menjelaskan bahwa dengan pengetatan perusahaan pembiayaan, membuat sebagian masyarakat menjadi sulit untuk mendapatkan kendaraan baru.

Sebab, sebagaimana diketahui, mayoritas pembeli mobil di Indonesia mengandalkan skema kredit.

"Lalu adanya wabah juga membuat orang berhati-hati melakukan pembelian. Karena ini kan bukan kebutuhan premier, yang harus diprioritaskan," jelas Anton.

Baca juga: Penjualan Mobil di Kuartal-I 2020 Tersendat Pandemi, Anjlok 15 Persen

Pada tahun pertamanya, Toyota Avanza berhasil terjual 43 ribu unit.TAM Pada tahun pertamanya, Toyota Avanza berhasil terjual 43 ribu unit.

Belum sampai disana, pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah guna memutus mata rantai persebaran virus corona membuat ruang gerak jaringan penjualan terhambat.

"Ini saya bukan menyalahkan, ya. Tapi dengan adanya PSBB, pastinya showroom basically kebanyakan tutup. Sehingga, aktivitas orang pun terbatas," ujar dia.

Adapun kontribusi penjualan mobil Toyota di wilayah DKI Jakarta, mengalami pelemahan dari sekitar 30 persen menjadi tak lebih dari 25 persen.

"Terkait penjualan nasional, saya mendapat informasi kalau ditotal itu retail mencapai 24.276 unit. Turun dari Maret 2020 yang mencapai 60.447 unit," ucap Anton.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X