Catat, Ini 2 Kesalahan Pengemudi Mobil Transmisi Matik

Kompas.com - 12/05/2020, 13:22 WIB
Ilustrasi mengemudi. Agung KurniawanIlustrasi mengemudi.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menggunakan mobil transmisi matik, jauh lebih disukai, ketimbang manual. Sebab, kemudahan dalam pengoperasiannya menjadi salah satu alasan kenapa popularitasnya terus bertambah.

Saat mengendarai mobil matik, pengemudi tidak perlu repot-repot menginjak pedal kopling saat akan memindahkan tuas transmisi.

Bahkan, pengemudi juga tidak perlu sering-sering memindahkan tuas transmisi jika hanya melaju di jalanan yang landai.

Baca juga: Fatalitas Kecelakaan Justru Semakin Tinggi Saat Jalan Kosong

Meski begitu, selama ini masih banyak kesalahan yang sering dilakukan oleh pengemudi dengan transmisi otomatis ini.

Berikut dua kesalahan yang sering dilakukan pengemudi:

1. Memindahkan gigi terlalu cepat

Tuas transmisi mobil matik Tuas transmisi mobil matik

Pemilik bengkel spesialis Worner Matic, Hermas Efendi Prabowo mengatakan, kesalahan yang sering dilakukan oleh pengemudi mobil matik adalah memindahkan posisi transmisi yang kurang pas.

Dia mencontohkan, tuas transmisi terlalu cepat digeser padahal kondisi mobil belum benar-benar berhenti.

“Misalkan mau parkir atau mobil hendak maju atau pun mundur, mobil belum berhenti tapi tuas transmisi sudah digeser,” katanya saat dihubungi Kompas.com, Senin (11/5/2020).

Kesalahan ini menurutnya bisa fatal jika terus dilakukan. Bukan tidak mungkin, komponen transmisi mobil juga akan rusak.

Baca juga: Mobil Matik Terparkir Lama, Sebaiknya Posisi Transmisi di N atau P?

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X