Berhenti di Lampu Merah, Gigi Mobil Matik Sebaiknya di D atau N?

Kompas.com - 06/05/2020, 08:22 WIB
Tuas transmisi mobil matik Tuas transmisi mobil matik

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak yang beranggapan, sebaiknya menaruh posisi gigi N atau netral saat berhenti di lampu merah agar transmisi mobil matik tidak mudah rusak akibat terbebani daya dorong dari mesin. Namun, ada juga yang mengatakan sebaliknya.

Lantas, mana yang benar untuk dilakukan?

Owner Worner Matic, Hermas Efendi Prabowo, mengatakan, pada dasarnya kedua persepsi tersebut tidak mutlak, tinggal tergantung situasi saat lampu merah saja.

“Keduanya cuma masalah kondisi saja, kalau lampu merahnya sebentar untuk apa ribet pindahkan ke N. Ada anggapan yang bilang kalau dibiarkan berhenti pada posisi D bisa merusak, itu hanya phobia (ketakutan) saja, karena hal tersebut tidak benar,” ujar Hermas kepada Kompas.com.

Baca juga: Bolehkah Mencampur Bensin yang Berbeda Oktan?

Hermas melanjutkan, pada dasarnya sistem transmisi matik saat ini sudah bekerja secara komputerisasi. Artinya, semua perpindahan gigi telah diatur secara otomatis sesuai kebutuhan pengendara.

Tombol pengunci atau release button di tuas transmisi matik Tombol pengunci atau release button di tuas transmisi matik

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada kondisi mobil diam, meskipun tuas transmisi berada di posisi D, rangkaian transmisi pada girboks juga tidak akan bekerja, alias diam. Begitu pedal rem dilepas dan terjadi pergerakan, barulah transmisi kembali berjalan.

Baca juga: Dilarang Melakukan Kegiatan Sahur On The Road Saat PSBB

“Sebenarnya keberadaan transmisi matik itu lebih aman untuk kenyamanan dan kemudahan pengguananya, pasti pihak pabrikan sudah memperhitungkan. Jadi tidak usah khawatir atau phobia bisa rusak atau jebol bila tetap di D saat lampu merah,” katanya.

Alasan yang baik memindahkan tuas ke N sebenarnya lebih untuk keamanan. Contoh, saat pedal rem tak sengaja terlepas lantaran kaki pegal karena terlalu lama menekan, hal tersebut tentu berisiko pada kecelakaan.

“Kalau untuk safety lebih baik memang di N, apalagi bila lampu merahnya lama, dari pada injak rem terus, lebih baik dinetralkan. Tapi bila lampu merahnya tinggal 10 atau 5 detik ya buat apa selalu dipindahkan, malah tidak praktis,” kata Hermas.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.