Sudah 4.668 Kendaraan Pemudik yang Ditolak Masuk Jawa Timur

Kompas.com - 03/05/2020, 14:57 WIB
Polisi menghalau mobil bus yang membawa penumpang di jalan tol Jakarta-Cikampek untuk keluar ke Gerbang tol Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan 24 April 2020 pukul 00.00 WIB. Polda Metro Jaya melarang kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang keluar dari wilayah Jabodetabek. Pemeriksaan dan penyekatan kendaraan tersebut akan dilakukan di 18 titik pos pengamanan terpadu dan pos-pos check point di jalur tikus dan perbatasan. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPolisi menghalau mobil bus yang membawa penumpang di jalan tol Jakarta-Cikampek untuk keluar ke Gerbang tol Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan 24 April 2020 pukul 00.00 WIB. Polda Metro Jaya melarang kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang keluar dari wilayah Jabodetabek. Pemeriksaan dan penyekatan kendaraan tersebut akan dilakukan di 18 titik pos pengamanan terpadu dan pos-pos check point di jalur tikus dan perbatasan.
Penulis Ari Purnomo
|

SURABAYA, KOMPAS.com - Penyekatan kendaraan pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman, dilakukan di setiap wilayah di Indonesia, termasuk di Jawa Timur ( Jatim).

Pembatasan kendaraan ini mulai dilakukan sejak adanya larangan mudik oleh pemerintah pada Jumat (24/4/2020).

Para pemudik yang nekat hendak masuk ke wilayah Jatim langsung diminta putar balik dan kembali ke daerah asalnya.

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Budi Indra Dermawan mengatakan, sejak dilakukan penyekatan sedikitnya 4.668 kendaraan pemudik sudah diminta putar balik.

Baca juga: Polisi Amankan Belasan Mobil Travel yang Selundupkan Pemudik

“Selama delapan hari dilakukan penyekatan ada 4.668 kendaraan yang sudah diminta putar balik,” katanya saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (2/5/2020).

Seorang petugas tengah menanyakan tujuan kepada seorang pengendara di titik check point di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Minggu (26/4/2020). Mereka yang kedapatan hendak mudik diminta memutar balik sebelum memasuki Kabupaten Karawang.KOMPAS.COM/FARIDA Seorang petugas tengah menanyakan tujuan kepada seorang pengendara di titik check point di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Minggu (26/4/2020). Mereka yang kedapatan hendak mudik diminta memutar balik sebelum memasuki Kabupaten Karawang.

Jumlah kendaraan tersebut terdiri dari kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat dan juga transportasi umum atau bus yang membawa penumpang.

“Untuk kendaraan pribadi roda empat itu ada 2.945 kendaraan, motor ada 1.430 dan kendaraan umum ada 232 unit,” ucapnya.

Budi menambahkan, semenjak adanya larangan pengawasan terhadap kendaraan dengan plat luar wilayah Jatim, yakni plat L dan W akan diminta kembali.

Baca juga: Ratusan Pengguna Kendaraan yang Melanggar PSBB di Jatim Dapat Surat Teguran

Penyekatan yang dilakukan di wilayah Jatim sendiri ada di delapan titik perbatasan. Di antaranya di wilayah Tuban yang berbatasan dengan Rembang, Bojonegoro yang berbatasan dengan Cepu.

Kemudian di wilayah Ngawi berbatasan dengan Mantingan di ruas tol. Selain di ruas tol, penyekatan juga dilakukan di perbatasan antara Ngawi dan Mantingan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X