Waspada. Ini Jam Rawan Curanmor Saat PSBB dan Bulan Puasa

Kompas.com - 26/04/2020, 04:01 WIB
Ilustrasi pencurian mobil. SHUTTERSTOCKIlustrasi pencurian mobil.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Kondisi jalan yang sepi saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Jakarta dan sekitarnya, telah meningkatkan aksi begal maupun pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombel Pol Yusri Yunus, mengatakan, kepolisian telah membentuk tim khusus untuk memetakan wilayah yang dianggap rawan kedua jenis kasus tersebut.

“Kita lakukan preventif dan represif untuk menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” ujar Yusri, belum lama ini.

Baca juga: Kendaraan Pribadi Boleh Melintas Antar-wilayah Jabodetabek, Ini Syaratnya

Aksi pencurian motor di Kebon Jeruk Unggahan dari akun instagram @jakarta.terkini Aksi pencurian motor di Kebon Jeruk

Yusri mengatakan, selain di pemukiman, tren curanmor juga sering terjadi di tempat kosong dan ditinggal penghuninya. Misalnya di kawasan ruko, mini market, dan sebagainya.

Oleh sebab itu, kepolisian pun terus menggencarkan patroli wilayah saat pandemi Covid-19 dan bulan puasa seperti sekarang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya patroli dilaksanakan pukul 00.00 sampai 05.00 WIB, ketika kasus curanmor sering terjadi.

“Kasus curanmor banyak terjadi pada malam hari dan dini hari. Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan tidak menjadi korban kejahatan, khusus pada waktu tersebut,” kata Yusri.

Baca juga: Ini Kriteria Kendaraan Pemudik yang Dipaksa Putar Balik

Ilustrasi Pencurianvchal Ilustrasi Pencurian

Sementara itu, Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, mengatakan, para pencuri memanfaatkan kondisi pemilik kendaraan yang sudah terlelap untuk melakukan aksi kejahatan.

Maka tak heran jika curanmor sering dilakukan pada dini hari, sebab kemungkinan besar akan lebih minim risiko.

"Akan lebih baik jika pemilik kendaraan memasangkan perangkat kunci tambahan untuk mempersulit dan mengulur waktu pencuri," ucap Jusri.

"Tak ketinggalan juga lebih memanfaatkan fitur alarm atau kamera CCTV yang terkoneksi dengan smartphone, sehingga antisipasinya bisa lebih cepat," katanya. 



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X