Akibat Corona, Pedagang Tunda Beli Motor Bekas

Kompas.com - 24/04/2020, 10:12 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com - Kondisi yang tidak menentu di tengah pandemi Corona, membuat penjualan sepeda motor bekas (mokas) juga terkena imbasnya.

Selain harga yang turun, penjualan mokas pun anjlok hingga mencapai 70 persen setiap bulannya.

Kondisi ini membuat para pemilik showroom di Kota Solo lebih memilih menahan membeli unit motor bekas untuk sementara waktu.

Hal ini disebabkan karena stok mokas yang ada di showroom masih terlalu banyak, sementara jumlah pembeli sangat menurun.

Baca juga: Ini Cara Polisi Tegur Pengemudi yang Melanggar Aturan PSBB Jakarta

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Nugroho Dwi Prastiko pemilik showroom mokas Nugroho Motor di Kartasura, Sukoharjo.

Salah satu showroom motor bekas Nugroho Motoristimewa Salah satu showroom motor bekas Nugroho Motor
Nugroho mengatakan, dalam kondisi seperti sekarang ini jumlah penjual motor juga sangat banyak.

“Banyak pemilik kendaraan pribadi yang menjual motornya, sementara pembeli menurun. Jadi untuk sementara kami tidak menambah lagi stok, karena stok masih terlalu banyak. Kalau tukar tambah bisa dilayani,” ucapnya kepada Kompas.com, Kamis (23/4/2020).

Nugroho menambahkan, anjloknya jumlah pembeli ini memang biasa terjadi menjelang Lebaran.

Tetapi, dengan kondisi pandemi Corona seperti ini bukan tidak mungkin kondisinya akan berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Terdampak Corona, Pengusaha Rental Mobil Minta Keringanan Kredit

“Kalau tahun-tahun sebelumnya setiap menjelang Lebaran atau musim kenaikan kelas juga sepi, tapi nanti setelah Lebaran pada pulang kampung ramai lagi, karena banyak yang membeli mokas,” katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.