Kompas.com - 13/04/2020, 13:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta sudah berlaku sejak Jumat (10/4/2020). Namun hingga tanggal 12 April 2020, masih berupa imbauan kepada yang melanggar.

Mulai hari ini, Senin (13/4/2020), setiap pelanggaran aturan PSBB akan ditindak. Salah satu aturan pada PSBB yaitu pembatasan jumlah penumpang yang ada pada transportasi umum, seperti bus antar kota antar provinsi (AKAP).

Pembatasan jumlah penumpang bus AKAP yaitu tidak boleh melebihi dari 50 persen kapasitas yang bisa diangkut. Misal bus yang biasa membawa 36 orang, hanya boleh mengangkut maksimal 18 penumpang.

Baca juga: Hari Ini Pengendara yang Melanggar PSBB Ditindak, Termasuk Denda Rp 100 Juta?

razia buskesatu.co razia bus

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan, setiap terminal yang ada di Jakarta memiliki checkpoint untuk mengawasi jumlah penumpang yang ada di bus.

“Semua terminal yang ada di Jakarta, sudah ada pos pengecekan. Jadi ketika bus ingin keluar dari terminal, kita cek dulu jumlah penumpangnya,” katanya kepada Kompas.com, Senin (13/4/2020).

Jika ada bus AKAP yang jumlah penumpangnya lebih dari 50 persen jumlah kursi, penumpang akan diminta untuk turun. Petugas akan menegaskan kalau pelaksanaan physical distancing harus dilaksanakan.

Baca juga: Perdana Balapan Virtual MotoGP, Rossi Finis Posisi Tujuh

“Jika bus kena razia di jalan karena melanggar pembatasan penumpang, kita minta orang tersebut untuk turun. Bus tidak perlu untuk putar balik. Kita harus tegas dalam melaksanakan physical distancing,” ucap Yusri.

Selain itu, perusahaan otobus (PO) sudah diperingatkan oleh petugas untuk tidak melanggar pembatasan jumlah penumpang.

Kalau masih memuat lebih dari batas maksimal, akan diberikan rekomendasi untuk cabut izin operasi dari kepolisian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.