Daftar Kendaraan yang Boleh Melintas Saat PSBB Jakarta

Kompas.com - 13/04/2020, 12:22 WIB
Personel Polres Cianjur, Jawa Barat, melakukan pengawalan kendaraan angkutan sembako yang akan keluar Cianjur untuk mencegah aksi bajing loncat. Dok: Polres CianjurPersonel Polres Cianjur, Jawa Barat, melakukan pengawalan kendaraan angkutan sembako yang akan keluar Cianjur untuk mencegah aksi bajing loncat.

JAKARTA, KOMPAS.com – Angkutan barang memiliki peran yang penting di tengah kondisi seperti saat ini. Walaupun penyebaran virus corona atau covid-19 tetap meluas, angkutan barang tetap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan.

Untuk mempercepat penanganan virus corona di DKI Jakarta, mulai diberlakukan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB). PSBB yang berlaku akan membatasi pergerakan transportasi darat, termasuk angkutan barang.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengeluarkan surat keputusan (SK) Nomor 71 Tahun 2020 tentang petunjuk teknis PSBB bidang transportasi.

Pada SK tersebut, disebutkan adanya pembatasan angkutan barang di area PSBB.

Baca juga: PSBB Bogor, Ini 6 Lokasi Razia di Wilayah Bogor

truk bawa kebutuhan pokokAndi RZ Tresia/Tribunnews truk bawa kebutuhan pokok

“Pembatasan semua pergerakan angkutan barang, kecuali untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan kegiatan yang diperbolehkan selama masa pemberlakuan PSBB,” ucapnya dalam surat keputusan.

Kebutuhan pokok tentunya sangat penting untuk masyarakat, jadi masih diperbolehkan untuk melintas di area PSBB. Jenis angkutan barang untuk kegiatan yang diperbolehkan selama PSBB yaitu sebagai berikut:

Baca juga: Penjelasan Kemenhub Izinkan Ojol Angkut Penumpang Saat PSBB Jakarta

1. Angkutan barang untuk aktivitas kegiatan kantor/instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah berdasarkan pengaturan dari kantor/instansi pemerintah terkait.

2. Angkutan barang untuk aktivitas kantor Perwakilan Negara Asing dan/atau Organisasi Internasional dalam menjalankan fungsi diplomatik dan konsuler serta fungsi lainnya sesuai ketentuan hukum internasional.

3. Angkutan barang untuk aktivitas Badan Usaha Milik Negara/Daerah yang turut serta dalam penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan/atau dalam pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.

4. Angkutan barang untuk sektor kesehatan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X