Gaikindo Ikut Pantau Virus Corona, Pengaruh ke Jualan Mobil?

Kompas.com - 03/03/2020, 17:01 WIB
Ilustrasi pameran otomotif Beijing Motor Show dpccars.comIlustrasi pameran otomotif Beijing Motor Show
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo), belum melakukan penyesuaian terhadap proyeksi penjualan dan produksi mobil di Tanah Air. usai pengumuman virus corona yang mulai menjangkit Indonesia.

Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi menyatakan, saat ini pihaknya masih akan melihat dampak secara luas terhadap virus mematikan tersebut. Pasalnya, corona tidak berpengaruh secara langsung kepada industri otomotif.

" Virus corona baru saja masuk Indonesia, jadi kita tidak tahu dampaknya akan seberapa luas. Namun sejatinya tidak mempengaruhi secara langsung pada industri otomotif, tapi ke sektor-sektor pendukungnya. Kita masih lihat dulu perkembangan isu ini seperti apa," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Senin (2/3/2020).

Baca juga: Ditinggal Datsun, Penjualan Mobil Murah Malah Naik

Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.

Adapun target penjualan tahunan roda empat nasional, lanjut Nangoi, masih belum direvisi. Yaitu, 1.030.000 unit atau naik 5 persen dibanding realisasi penjualan pada 2019.

"Belum ada perubahan karena kami akan lihat dahulu ke depan seperti apa. Termasuk pameran GIICOMVEC 2020, saat ini masih sesuai jadwal yang ditetapkan. Untuk diketahui, produksi kendaraan kini masih stabil," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa virus Corona telah masuk Indonesia. Dua orang warga Depok, Jawa Barat, positif terinfeksi virus usai bertemu dengan seorang berwarga negara Jepang pada Februari 2020 lalu.

Baca juga: Akibat Virus Corona, Pameran Otomotif hingga MotoGP Batal Dihelat

Suasana pameran otomotif di BCA Expoversary 2020 dio ICE BSD, Tangerang, Jumat (21/2/2020). Pameran dalam rangka memperingati HUT ke-63 BCA digelar serentak di tiga kota Jakarta, Surabaya, Makassar.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Suasana pameran otomotif di BCA Expoversary 2020 dio ICE BSD, Tangerang, Jumat (21/2/2020). Pameran dalam rangka memperingati HUT ke-63 BCA digelar serentak di tiga kota Jakarta, Surabaya, Makassar.

Virus corona sendiri berawal dari Wuhan, China pada akhir 2019. Berdasarkan informasi terkini, wabah tersebut telah menembus 73 negara dengan korban meninggal 3.117 jiwa. Sementara total kasus infeksi mencapai 90.872 kasus.

Dampak dari virus corona sendiri telah melumpuhkan sebagian banyak bisnis dan industri China, khususnya otomotif, sehingga membuat pasokan komponen terganggu.

Virus ini juga membuat berbagai ajang otomotif di 2020 terpaksa ditunda pelaksanaannya seperti, Grand Prix Formula One China, Beijing Motor Show, Geneva Motor Show, sampai MotoGP Thailand dan Qatar.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X