Mobil Terpaksa Lewati Banjir, Begini Cara Amannya

Kompas.com - 23/02/2020, 17:42 WIB
Banjir terjadi di depan gedung Gudang Garam, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020) KOMPAS.COM/WALDA MARISONBanjir terjadi di depan gedung Gudang Garam, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020)
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Kawasan Jakarta kembali tergenang banjir usai hujan deras yang mengguyur pada Minggu dini hari (23/2/2020). Sejumlah mobil terpantau harus menerjang banjir untuk tetap bisa sampai ke tujuan.

Meski banjir masih bisa dilewati, sebetulnya pengemudi disarankan untuk putar balik dan tidak melewati genangan. Namun ada pengecualian, terutama bagi mereka yang tak memiliki jalan lain untuk menuju lokasi tujuan.

Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Center (RDC), mengatakan, banjir bisa diterjang dengan beberapa catatan. Meski begitu, usahakan jangan jadi yang pertama saat melewati genangan air.

Baca juga: Seperti Ini Mitsubishi Xpander Facelift 2020 [VIDEO]

Banjir terjadi di depan gedung Gudang Garam, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020)KOMPAS.COM/WALDA MARISON Banjir terjadi di depan gedung Gudang Garam, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020)

“Biarkan orang lain lewat dan pelajari kontur jalan dari mobil yang jalan duluan, kalau mobil tadi berhasil melintasi banjir maka kita bisa menirunya,” ujarnya kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Gunakan gigi rendah dan atur kecepatan secara konstan, jangan terlalu cepat, tapi juga jangan terlalu lambat. Atur putaran mesin agar rendah untuk mengurangi hisapan udara dari air intake.

Selain itu, penting juga memantau ketinggian air lewat roda mobil. Marcell kasih saran untuk tidak melewati genangan air yang tingginya lebih dari setengah roda.

Baca juga: Bahas Kelebihan Spion Pintar di SUV Murah Suzuki XL7

Warga melintasi trotoar yang terendam banjir di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (9/5/2015). Curah hujan yang tinggi mengakibatkan sejumlah tempat di ibu kota terendam banjir.TRIBUN NEWS / DANY PERMANA Warga melintasi trotoar yang terendam banjir di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (9/5/2015). Curah hujan yang tinggi mengakibatkan sejumlah tempat di ibu kota terendam banjir.

Menurutnya, semakin tinggi air, maka semakin besar pula kemungkinan masuk ke dalam mesin, terutama lewat jalur air intake. Apalagi jika genangan air berubah menjadi gelombang saat tertabrak kendaraan yang melintas.

“Karena kalau air sampai masuk ke intake, lalu ke ruang bakar, tak hanya membuat mobil mogok. Tapi juga bisa menyebabkan water hammer, risikonya komponen mesin internal bisa rusak,” ucap Marcell.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X