Jakarta Banjir, Ingat Lagi Batas Aman Mobil Terjang Genangan Air

Kompas.com - 23/02/2020, 12:59 WIB
Sejumlah kendaraan menerobos banjir di Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020). Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Sabtu (8/2) dini hari membuat sejumlah kawasan di Ibu Kota terendam banjir. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANSejumlah kendaraan menerobos banjir di Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020). Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Sabtu (8/2) dini hari membuat sejumlah kawasan di Ibu Kota terendam banjir.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah daerah di DKI Jakarta kembali terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi.

Bahkan beberapa jalan pun ditutup dan pengendara mobil dialihkan untuk mencari jalan alternatif lain.

Bagi sebagian pengguna mobil yang terpaksa melintasi genangan banjir, penting untuk mengetahui batasan-batasannya. Hal ini berguna untuk mencegah terjadinya kerusakan kendaraan.

"Ada batasan maksimal mobil saat melewati genangan air yang tinggi. Ini penting diperhatikan jangan asal gas saja. Paling utama mengetahui lebih bulu posisi air intake mobil ada di mana dan berapa tingginya," ucap Service Parts Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Seperti Ini Mitsubishi Xpander Facelift 2020 [VIDEO]

Pengendara motor melintasi banjir di Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020). Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Sabtu (8/2) dini hari membuat sejumlah kawasan di Ibu Kota terendam banjir.ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN Pengendara motor melintasi banjir di Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020). Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Sabtu (8/2) dini hari membuat sejumlah kawasan di Ibu Kota terendam banjir.

Anjar mengatakan bila memang genangan air cukup tinggi, sebaiknya jangan memaksa diri untuk melintasi jalur tersebut. Segera cari jalan alternatif untuk menghindari adanya risiko-risiko yang merugikan.

Untuk pengendara awam, barometer yang bisa dijadikan patokan saat akan menerjang genangan air di jalan raya adalah melihat posisi ban. Pastikan bila ban tidak sampai semuanya terendam, maksimal hanya 3/4 saja.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

?08:01 #Banjir 50-60 cm di Jl. Letjen Suprapto #Jakarta Pusat (arah ke Senen), sementara lalin dialihkan.?

A post shared by TMC Polda Metro Jaya (@tmcpoldametro) on Feb 22, 2020 at 5:04pm PST

Baca juga: Sejumlah Ruas Jalan Jakarta Banjir, Jangan Nekat Terjang Genangan Air

Cara mudah untuk mengukurnya, tinggal melihat dari kendaraan lain yang melintas lebih dulu. Bila ternyata masih dalam batas aman, silakan melintas, namun bila tertutup semua, lebih baik putar balik.

Banjir terjadi di depan gedung Gudang Garam, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020)KOMPAS.COM/WALDA MARISON Banjir terjadi di depan gedung Gudang Garam, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020)

Perlu diingat, ketika melewati genangan air, akan ada gelombang yang membuat ketinggian air secara otomtis naik dari yang diperkirakan. Kondisi juga wajib diperhitungkan sebelum memutuskan untuk menerjang banjir.

"Sebenarnya bila roda sudah terendam setengah saja itu akan berisiko, pasalnya air itu saat dilintas ada gelombang. Otomatis tinggi air akan naik saat terkena gelombang tadi, dan bisa saja air masuk ke intake atau saluran udara ke pembakaran, bila sudah demikan maka mobil bisa bermasalah," ucap Anjar.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X