Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harga Isuzu Panther Bekas Tak Akan Melonjak Seperti RX-King

Kompas.com - 21/02/2020, 18:11 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.comProduksi Isuzu Panther dikabarkan akan berhenti, lantaran emisi gas buang yang dihasilkan mobil tersebut terbentur dengan regulasi Euro IV. Secara tak langsung, berhentinya produksi Panther akan berimbas dengan kondisinya di pasar mobil bekas.

Banyak yang beranggapan harga bekas Panther akan melonjak tinggi. Apalagi bila berkaca dari berhenti diproduksinya sepeda motor Yamaha RX-King, yang saat ini bisa dibanderol hingga Rp 100 juta, padahal saat terakhir dijual banderolnya sekitar Rp 20 jutaan.

Meski begitu, anggapan ini rupanya ditolak Manager Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih. Menurutnya harga bekas Panther ada kemungkinan naik, tapi tidak sampai melonjak drastis.

Baca juga: Pakai Mobil Transmisi Matik, Jangan Pakai Kaki Kiri Saat Injak Pedal Rem

Isuzu Panther di pasar mobil bekas cukup banyak dicari.tribunnews.com Isuzu Panther di pasar mobil bekas cukup banyak dicari.

“Beda kasusnya dengan RX-King, Panther tidak seperti itu, normal saja," ujarnya kepada Kompas.com (21/2/2020).

"Karena mobil ini bukan barang istimewa, sekarang siapa yang pakai Panther? Paling untuk kendaraan operasional kantor atau pribadi, beberapa juga buat angkot," kata Herjanto.

Adapun harga bekas Panther kemungkinan bisa menjadi mahal, jika kondisinya masih istimewa. Seperti terawat, odometer rendah, dan masih menggunakan komponen orisinal.

"Panther termasuk mobil legend, bisa naik harganya jika kondisinya masih sangat bagus. Kalau Mercy kilometer rendah biasa aja, tapi kalau mobil Jepang kilometer rendah, itu jarang ada," ucap Bimo Maliki, pemilik showroom Malique Selatan Djakarta di Blok Mall Lt. Basement.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.