Penjualan Sepeda Motor Mulai Lesu Jelang Akhir Tahun

Kompas.com - 17/12/2019, 12:01 WIB
Ilustrasi motor matik Otomania/Setyo AdiIlustrasi motor matik
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia ( AISI) mencatat penjualan sepeda motor selama November 2019 mengalami perlambatan, baik dibanding tahun lalu maupun bulan sebelumnya.

Pada periode tersebut, penjualan motor di pasar domestik hanya mampu mencetak angka 547.684 unit, turun 8 persen pada periode sama tahun lalu yakni 597.366 unit. Sementara di Oktober 2019, penjualan motor mampu mencapai 597.979 unit.

Adapun kinerja ekspor roda dua Indonesia selama November 2019, juga mengalami perlambatan. Tercatat, ekspor motor mencapai 67.858 unit atau turun 17 persen dibanding bulan sebelumnya.

Baca juga: Penjualan Sepeda Motor Mulai Melambat, AISI Waspada

Proses perakitan dan kontrol kualitas sama dengan pabrik Yamaha di Iwata, Jepang.Youtube-Yamaha Motor Official Channel Proses perakitan dan kontrol kualitas sama dengan pabrik Yamaha di Iwata, Jepang.

Meski demikian, pasar roda dua di domestik pada Januari-November 2019 masih mengalami pertumbuhan sebesar 2,28 persen dibanding periode sebelumnya. Yakni, dari 5.929.930 unit menjadi 6.065.314 unit.

Begitu pula dengan capaian ekspor, naik sekitar 30 persen dari 574.555 unit menjadi 750.183 unit.

"Mudah-mudahan hingga akhir tahun capaian tersebut bisa mencapai target khususnya untuk ekspor. Yaitu, kontribusi ekspor 10 persen dari total penjualan sepeda motor. Kita akan terus jaga capaian ini," ujar Ketua Bidang Komersil AISI Sigit Kumala saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X