Jadi Tuan Rumah Formula E, Ekonomi Jakarta Bisa Gerak Rp 1,2 T

Kompas.com - 20/09/2019, 13:01 WIB
2016/2017 FIA Formula E Championship in Monte-Carlo, Monaco, Saturday (13/5/2017). Sebastien Buemi (SUI), Renault e.Dams, Spark-Renault, Renault Z.E 16. 
Sam Bloxham/LAT/Formula E2016/2017 FIA Formula E Championship in Monte-Carlo, Monaco, Saturday (13/5/2017). Sebastien Buemi (SUI), Renault e.Dams, Spark-Renault, Renault Z.E 16.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, dampak ekonomi menjadi tuan rumah Formula E sebesar 1,2 triliun rupiah. Angka ini belum termasuk keuntungan lain yang tak dapat dihitung.

Anies mengatakan, tim Formula E mengatakan sudah melakukan feasibility studies, jumlah Rp 1,2 triliun itu pun dicapai hanya memakai asumsi studi kelayakan bisnis yang cukup rendah.

Baca juga: Cerita Lika-liku Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E 2020

"Ini masih asumsi yang menurut kami sangat konservatif, tapi asumsi itu bisa kita pakai sebagai rujukan. Diperkirakan pergerakan perekonomian selama event itu sekitar Rp 1,2 triliun dengan jumlah 35.000 penonton, 26.000 dari Jakarta, 7.000 domestik dan 1.700 internasional," kata Anies Kamis (19/9/2019).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (20/9/2019).KOMPAS.COM/NURSITA SARI Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (20/9/2019).

Anies mengatakan, kenapa disebut rendah sebab membuat acara berskala internasional di Jakarta dengan target penonton 35.000 orang terbilang kecil.

"Sedikit sebetulnya, tapi ini sebagai perhitungan tidak apa-apa, jadi 35.000 penonton untuk Jakarta itu kecil, tapi kita lebih baik gunakan angka yang rendah daripada yang tinggi tidak tercapai," katanya.

Baca juga: Siap Digelar, Kustomfest 2019 Ambil Tema Penuh Makna

Anies mengatakan, mengejar menjadi tuan rumah Formula E untuk meningkatkan perokonomian. Salah satu cara yang paling cepat yaitu dengan meningkatkan pariwisata.

"Yang kami sangat kejar yaitu efek ekonomi, ekonomi kita sekarang sedang mengalami penurunan, untuk menggenjot yang paling cepat ialah pariwisata, dan kegiatan seperti ini punya daya dorong pariwisata yang cukup besar," katanya.

Adapun jumlah anggaran yang diusulkan untuk menggelar Formula E sekitar Rp 1,3 triliun. Terdiri Rp 934 miliar untuk biaya penyelenggaraan dan Rp 360 miliar untuk perjanjian komitmen fee.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X