Kompas.com - 07/08/2019, 16:10 WIB
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Renana perluasan ganjil genap untuk menekan polusi udara di musim kemarau rupanya hanya isapan jempol. Karena dalam kenyataannya, pembatasan mobil pribadi berdasarkan pelat nomor ini berlaku sepanjang tahun.

Kondisi ini pun ditegaskan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo saat mengumumkan soal penerapan perluasan ganjil genap untuk Jakarta yang akan berlaku mulai 9 September 2019 mendatang.

"Tidak, jadi perluasan ganjil genap ini berlaku sepanjang tahun, bukan hanya saat musim kemarau saja," ucap Syafrin saat konferensi pers di Bali Kota Pemprov DKI Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Baca juga: Awas, Mau Masuk-Keluar Gerbang Tol Juga Kena Ganjil Genap

Seperti diketahui, dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 mengenai Pengendalian Kualitas Udara, Anies Baswedan menegaskan bila perlu adanya langkah untuk menekan polusi udara. Salah satunya dengan melakukan perluasan ganjil genap sepanjang musim kemarau.

Namun Syafrin mengatakan ada beberapa kriteria baru yang diterapkan gubernur untuk perluasan ganjil genap ini, salah satunya pengecualian untuk mobil listrik serta kendaraan penyandang disabilitas. Keduanya dibebaskan dari regulasi ganjil genap dan akan diberikan stiker khusus sebagai pengenalnya.

Ganjil genap resmi berlaku 9 September 2019 Ganjil genap resmi berlaku 9 September 2019

"Betul, untuk mobil listrik dan kendaraan pengangkut disibilitas akan kita bebaskan. Kami juga pastikan pada wilayah yang tekena dampak ganjil genap itu sudah didukung dengan sistem transportasi umum yang memadai bagi masyaraka," ucap Syafrin.

Baca juga: Sepeda Motor Tak Kena Ganjil Genap

Perluasan ganjil genap Jakarta akan dimulai pada 9 September 2019 mendatang. Tahapanya dimulai dengan langkah sosialisasi yang saat ini sudah berjalan hingga 8 September 2019. Terdapat 16 ruas baru yang kini ikut terdampak ganjil genap, sementara untuk waktu masih sama dengan sebelumnya namun terdapat tambahan satu jam saat di sore hari hingga pukul 21.00 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.