Jakarta Jadi Tuan Rumah Balapan Formula E, Ini Kata IMI

Kompas.com - 15/07/2019, 10:53 WIB
Formula E dianggap penyelamat dunia motorsport di masa depan, lewat teknologi ramah lingkungan. The Verge Formula E dianggap penyelamat dunia motorsport di masa depan, lewat teknologi ramah lingkungan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah mengumumkan rencana Jakarta jadi tuan rumah penyelenggaraan balap mobil Formula E 2020 mendatang. Pembicaraan mengenai balap mobil listrik ini sudah dipersiapkan sejak tiga bulan lalu.

Terkait kabar Formula E ini, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia ( IMI) Sadikin Aksa menyambut gembira. Aksa mengingat perbincangan dengan pihak Formula E sudah dilakukan sejak dua sampai tiga tahun lalu.

“Waktu itu memang Indonesia diincar sebagai salah satu tempat untuk menyelenggarakan Formula E. Kita sudah bertemu dengan organisasi Formula E dua atau tiga tahun lalu tapi tidak dilanjutkan karena sedang pemilihan kepala daerah,” ucap Sadikin saat dihubungi Minggu, (14/7/2019).

Sadikin mengungkapkan IMI sebagai federasi olahraga bermotor di Indonesia tetap berkomunikasi dengan Formula E terkait rencana awal tersebut. Meski sempat tidak dilanjutkan, pihak Formula E melakukan pendekatan ke pemerintah daerah Ibukota Jakarta.

Anies: Jakarta Tuan Rumah Balapan Formula E pada 2020

“Formula E ini berbeda dengan Formula One yang lebih komersial. Formula E membawa pesan untuk ramah lingkungan, go green sehingga dia pendekatan ke pemerintah kota terlebih dahulu. Baik gubernur maupun walikota, untuk membantu menyampaikan pesan mereka,” ucap Sadikin.

Sadikin mengungkapkan pihaknya siap mendukung pelaksanaan Formula E di Jakarta secara penuh. Menurutnya dengan kehadiran Formula E ini turut dapat membawa promosi ke Indonesia, meski sampai saat ini belum ada timeline kerja sama dengan pemerintah daerah.

“Biasanya nanti urusan dokumen dan lain-lain akan ke IMI untuk diteruskan ke FIA sebagai induk organisasi olahraga bermotor. Sampai saat ini belum ada timeline mengenai (Formula E). Yang penting pihak pemerintah kota dulu sudah bertemu dan mengunci pelaksanaan Formula E kalau dari federasi hanya mendampingi saja,” ucap Sadikin.

Sebelumnya wacana mengenai balapan Formula E sudah tertuang dalam Rapat Koordinasi IMI Oktober 2017 lalu. Wacana tersebut hadir setelah pertemuan IMI dengan petinggi FIA di Turin.

Formula E pertama kali digelar pada 2014 dengan jalanan ibukota negara sebagai sirkuitnya. Saat ini ada 14 seri dengan 13 kota yang menjadi penyelenggara Formula E.

Untuk musim 2019/2020 sudah diumumkan ada 14 race di 12 kota. Dalam pengumuman tersebut, bulan Desember 2019 masih belum diumumkan kota apa yang akan menyelenggarakan balapan tersebut. Kemungkinan akan ada tambahan waktu di 2020 untuk penyelenggaraan kota Jakarta.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X